BANGGAI TERKINI, Banggai – Pendaftaran Peserta Didik Baru di SMP Negeri 2 Banggai tahun 2026 disambut dengan antusiasme. Guna memastikan proses seleksi berjalan optimal dan mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan matang, pihak sekolah memutuskan untuk memajukan batas waktu pendaftaran dan pengembalian formulir.
Tahun ini, SMPN 2 Banggai menetapkan kuota maksimal sekitar 192 siswa baru yang akan dibagi ke dalam 6 rombongan belajar (rombel).
Kepala SMP N 2 Banggai Rahma,S.Pd,Gr,M.Pd mengatakan penetapan jumlah kuota ini didasarkan pada hasil keputusan rapat bersama Dinas Pendidikan, di mana jumlah rombel yang dibuka disesuaikan secara presisi dengan jumlah kelas yang lulus pada tahun ajaran sebelumnya agar sejalan dengan sistem Dapodik. ” kita sudah tentukan kuotanya itu maksimal 192 ada 6 rombel,” ujar Rahma.

“Tetapi tentu kita melihat pertimbangan-pertimbangan, misalnya kalau siswa masuk zonasi tentunya diusahakan yang zona itu dia masuk. Sesuai jumlah kuota, zonasi berapa, afirmasi berapa, prestasi berapa,” imbuhnya.

Ia mengatakan penerimaan siswa baru saat ini mewajibkan orang tua siswa untuk melakukan pendaftaran secara mandiri dan online menggunakan akun masing-masing calon siswa. Langkah ini diambil sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Kendati demikian, pihak sekolah tetap membuka posko pelayanan di sekolah untuk memfasilitasi para orang tua yang mengalami kendala teknis, seperti bantuan pemindaian (scanning) berkas hingga penyediaan jaringan internet bagi yang membutuhkan.
Rahma mengatakan pendaftaran mulai dibuka pada 2 Juni 2026 lalu, tercatat sudah ada lebih dari 200 formulir yang keluar, dengan sekitar 140 hingga 150 berkas yang telah resmi dikembalikan ke panitia.
Melihat cepatnya pengisian kuota dan tingginya animo pendaftar, pihak sekolah yang semula merencanakan penutupan pendaftaran pada awal Juli, kini resmi memajukannya ke tanggal 20 Juni. Langkah ini diambil untuk memberikan interval waktu yang cukup bagi panitia dalam menyusun laporan berkas serta melakukan verifikasi akhir sebelum hasil seleksi resmi diumumkan pada 23 Juni.

Jika hingga batas waktu tersebut jumlah berkas yang masuk melebihi kuota 192 kursi, pihak sekolah akan melakukan seleksi ketat dengan memprioritaskan beberapa jalur resmi yang tersedia, mulai dari jalur zonasi, afirmasi, hingga jalur prestasi.
Pihak sekolah mengimbau kepada para orang tua khususnya yang telah mengambil formulir untuk segera menyelesaikan pengurusan administrasi dan mengembalikan berkas pendaftaran.
Saat ini, kendala utama di lapangan adalah belum selesainya penerbitan berkas kelulusan dari beberapa pihak sekolah dasar (SD) asal. Sekolah berharap para orang tua bergerak cepat agar anak-anak mereka dapat terakomodir sebelum kuota terpenuhi. (Haris)














