Menu

Mode Gelap
Senator Sulteng Andhika Mayrizal Amir dan SAAF Hadirkan Khitanan Massal dan USG Gratis ibu Hamil di Banggai Laut Anggota DPD-RI Andhika Mayrizal Amir dan SAAF Gelar Jumat Berkah di Mansalean Labobo, Bagikan Sembako dan Makan Siang Gratis Putusan Pidana Korupsi Eks Sekwan Bangkep Inkracht, BKPSDM : Sudah ada Usulan Pemecatan PNS Bupati Sofyan Kaepa Lantik Saiful U. Usuria Jadi Sekda Definitif Banggai Laut Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Satintelkam Polres Banggai Gelar Donor Darah Musrenbang 2027, Ketua DPRD Patwan Kuba Optimis Pembangunan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal

Ekonomi

Bunga BI Turun, Rupiah Kuat: Indonesia Masuki Babak Baru Ekspansi Ekonomi

badge-check


					Bunga BI Turun, Rupiah Kuat: Indonesia Masuki Babak Baru Ekspansi Ekonomi Perbesar

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Juli, Bank Indonesia (BI) akhirnya memulai siklus pelonggaran moneter dengan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Langkah ini menjadikan BI Rate berada di level 4,75 persen, sinyal kuat bahwa otoritas moneter kini lebih fokus mendorong pertumbuhan ekonomi setelah lebih dari setahun bersikap hati-hati.

Langkah ini sesuai dengan proyeksi Fakhrul Fulvian, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, yang sudah sejak awal tahun mendorong BI untuk segera merespons sinyal makroekonomi yang menguntungkan: inflasi yang jinak, rupiah yang stabil, dan prospek arus modal yang membaik.

“Pemotongan bunga ini adalah awal dari siklus baru, bukan langkah tunggal. Dengan inflasi rendah dan tekanan eksternal yang makin longgar, ruang pelonggaran masih terbuka lebar, bahkan bisa turun ke 4,5 persen tahun ini,” kata Fakhrul, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Rabu (16/7/2025).

Apa yang membuat BI lebih percaya diri hari ini? Jawabannya terletak pada konstelasi global yang berubah drastis akibat perang dagang dan negosiasi ulang jalur perdagangan dunia.

Kesepakatan dagang baru antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diumumkan sehari sebelumnya, menurut Fakhrul, bukan sekadar soal tarif, tapi menciptakan reposisi strategis Indonesia dalam sistem keuangan dan perdagangan internasional.

“Dengan memudarnya minat negara-negara surplus untuk membeli US Treasury akibat fragmentasi geopolitik, akan ada rotasi FX reserve global. Negara emerging seperti Indonesia akan menjadi alternatif penempatan aset yang lebih menarik,” jelas Fakhrul.

Efek domino dari perubahan ini bisa mengarah pada: Penguatan rupiah lebih lanjut (target ke Rp15.500/USD), Penurunan tekanan impor modal, dan Kepastian moneter lebih besar untuk pelaku pasar dan investor.

Dari sisi domestik, inflasi tahunan per Juni 2025 tercatat hanya 1,87 persen, terendah dalam lima tahun terakhir. Nilai tukar rupiah terus menguat stabil, dan cadangan devisa Indonesia mencapai rekor baru USD153 miliar. Semua ini adalah faktor pendukung kuat untuk stimulus moneter dan fiskal lebih agresif.

“Kalau kita tidak ekspansi sekarang, kita akan kehilangan momentum. Peluang seperti ini tidak datang dua kali dalam siklus global,” ujar Fakhrul.

Dia menekankan bahwa dunia usaha — dari sektor manufaktur, infrastruktur hingga teknologi — harus merespons dengan investasi dan ekspansi, seiring ruang pembiayaan yang lebih longgar dan prospek permintaan yang membaik.

Penurunan bunga oleh Bank Indonesia bukan hanya sinyal kebijakan, tetapi tanda bahwa risiko sistemik telah berkurang, dan Indonesia siap kembali tumbuh dengan fondasi yang lebih kuat.

Bagi pelaku pasar, pelonggaran moneter akan membuka jalan: Turunnya cost of fund bagi korporasi dan UMKM, Meningkatnya daya saing ekspor, Stimulasi sektor properti dan konstruksi, dan Katalis kenaikan IHSG di semester kedua.

“Ini bukan euforia. Ini strategi makro yang didukung data dan realitas global baru. Rupiah menguat, inflasi terkendali, investor melihat Indonesia sebagai jangkar stabil di tengah turbulensi,” pungkas Fakhrul

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Senator Sulteng Andhika Mayrizal Amir dan SAAF Hadirkan Khitanan Massal dan USG Gratis ibu Hamil di Banggai Laut

14 Februari 2026 - 19:30 WITA

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dapil Sulteng, Andhika Mayrizal Amir, bersama Syukuran Aminuddin Amir Foundation (SAAF) menggelar kegiatan bakti sosial khitanan massal dan usg gratis ibu hamil

Anggota DPD-RI Andhika Mayrizal Amir dan SAAF Gelar Jumat Berkah di Mansalean Labobo, Bagikan Sembako dan Makan Siang Gratis

13 Februari 2026 - 23:22 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Patwan Kuba Optimis Pembangunan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal

11 Februari 2026 - 17:30 WITA

Bupati Sofyan Mulai Jajaki Kerja Sama Hadirkan Pesawat Mendarat di Air (Seaplane) di Banggai Laut

11 Februari 2026 - 13:31 WITA

Buka Musrenbang RKPD, Bupati Sofyan Minta Usulan Program Masuk Dipercepat

11 Februari 2026 - 10:42 WITA

Peringatan Hari Pers Nasional 2026, Bupati Sofyan Kaepa : Pers adalah Mitra Kritis Mengawal Pembangunan Daerah

9 Februari 2026 - 23:04 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama