Menu

Mode Gelap
Dua Terdakwa Kasus Pemalsuan Dokumen PPPK di Banggai Kepulauan Terbukti Bersalah, Ini Putusannya! Bupati Sofyan Kaepa Lantik Nina A. Hasan Sebagai Pj Camat Banggai Kominfo Banggai Laut Sukses Kawal Live Streaming Festival Tumbe 2025 KM. Harapanku Mekar Terbakar di Luwuk 5 Rumah dan 1 Kios Di Baka, Banggai Kepulauan Hangus Dilalap Si Jago Merah Karyawan All Swalayan asal Lumbi-Lumbia Bangkep Tewas Dibunuh Saat Aksi Pencurian di Luwuk

Nasional

Perdagangan RI-AS Menguat, Presiden Pastikan Prioritas Tetap pada Kepentingan Rakyat

badge-check


					Perdagangan RI-AS Menguat, Presiden Pastikan Prioritas Tetap pada Kepentingan Rakyat Perbesar

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan hasil komunikasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai penurunan tarif ekspor Indonesia ke pasar Amerika.

Hal itu disampaikan kepada awak media sesaat setelah tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Presiden Prabowo menyebut bahwa negosiasi dengan Presiden Trump berlangsung alot, namun akhirnya mencapai kesepakatan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen.

Alhamdulillah, kita akhirnya mencapai titik temu. Kita saling memahami kepentingan masing-masing negara,” ujar Presiden.

Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap pekerja Indonesia adalah prioritas dalam setiap keputusan perdagangan. “Yang penting bagi saya adalah rakyat saya. Saya harus lindungi pekerja-pekerja kita,” tegasnya.

Dalam dialog itu, Presiden juga menyebut Donald Trump sebagai sosok negosiator yang tangguh. Meski begitu, ia memastikan bahwa Indonesia akan terus menjalankan diplomasi dagang yang konsisten dan strategis.

Presiden Prabowo juga menyinggung rencana pembelian pesawat dari produsen Amerika, Boeing, sebagai bagian dari upaya memperkuat maskapai nasional Garuda Indonesia.

“Garuda adalah kebanggaan kita, lahir dalam perjuangan kemerdekaan. Garuda harus kembali menjadi lambang Indonesia yang kuat,” tegasnya.

Selain membahas ekspor, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia masih membutuhkan sejumlah impor strategis dari Amerika Serikat, termasuk bahan bakar minyak (BBM), gas, gandum, dan kedelai. Ia menilai bahwa kerja sama ini merupakan bentuk keseimbangan kepentingan dua negara.

“Pertemuan kita dengan mereka membuahkan hasil konkret karena dua kepentingan bertemu: kita butuh beberapa impor strategis, dan mereka juga menginginkan pasar kita. Ini bentuk keseimbangan dagang yang saling menguntungkan,” pungkasnya.

Dengan hasil pertemuan ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa diplomasi ekonomi Indonesia terus mengedepankan prinsip keadilan, keberanian, dan perlindungan terhadap kepentingan nasional.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Dua Terdakwa Kasus Pemalsuan Dokumen PPPK di Banggai Kepulauan Terbukti Bersalah, Ini Putusannya!

9 Desember 2025 - 08:51 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Lantik Nina A. Hasan Sebagai Pj Camat Banggai

8 Desember 2025 - 21:33 WITA

Kominfo Banggai Laut Sukses Kawal Live Streaming Festival Tumbe 2025

6 Desember 2025 - 12:36 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Laut Gelar Jum’at Bersih dan Jum’at Berkah

5 Desember 2025 - 11:51 WITA

PM-PTSP Banggai Laut Luncurkan Inovasi Layanan Pengaduan “JABAT DESA”

3 Desember 2025 - 22:18 WITA

Basalo Sangkap Resmi Kukuhkan Moh Fiqran Ramadhan sebagai Tomundo Banggai ke-XXII

3 Desember 2025 - 20:45 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama