Menu

Mode Gelap
Sekda Saiful U. Usuria Dampingi Tim Ditjenpas Sulteng Tinjau Lokasi Pembangunan Lapas di Banggai Selatan Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang Menteri Nusron Ajak PWNU dan PCNU Se-Aceh Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat Dua Tahun Berlalu, Proyek Rp5 Miliar TA 2024 Ruas Jalan Alasan-Bontosi Masih jadi Temuan BPK

Parlementeria

Anggota DPRD Munawan Desak RDP Soal Polemik Distribusi BBM Subsidi di Bokan Kepulauan dan Labobo

badge-check

Anggota DPRD Banggai Laut dari PKS Munawan M Mude (Ist) Perbesar

Anggota DPRD Banggai Laut dari PKS Munawan M Mude (Ist)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Polemik distribusi BBM subsidi di dua SPBU masing-masing SPBU Paisu Lamo, Labobo dan SPBU Kaukes, Bokan Kepulauan nampaknya berbuntut panjang.

Anggota DPRD Banggai Laut, Munawan M. Mude mendesak DPRD yang membidangi energi agar segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membongkar polemik penyaluran BBM subsidi di dua SPBU tersebut.

Politisi PKS itu menilai berbagai keluhan masyarakat mulai dari penyaluran BBM yang tidak sesuai SOP hingga penjualan BBM diatas HET tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, DPRD harus segera turun tangan untuk memastikan distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran. “Segera dipanggil semua pihak terkait melalui RDP. Jangan sampai persoalan ini terus berlarut dan merugikan masyarakat,” tegas Nawan kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Ia menilai polemik ini tidak hanya sekadar soal menyalahi prosedur di lapangan, tetapi juga menyangkut pengawasan distribusi yang diduga tidak berjalan optimal.

Jika tidak segera diurai, kata dia, situasi ini berpotensi memicu ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan BBM subsidi di Banggai Laut, khususnya SPBU di kecamatan pulau.

Munawan juga menegaskan DPRD memiliki fungsi pengawasan yang kuat terhadap kebijakan dan pelayanan publik, termasuk dalam hal distribusi energi. Karena itu, Ia meminta tidak menunda lagi langkah klarifikasi terhadap pengelola SPBU, pihak terkait, hingga OPD teknis yang membidangi ini. “RDP ini penting agar semua persoalan dibuka secara terang benderang. Jika memang ada penyimpangan dalam distribusi BBM subsidi, maka harus segera ditertibkan,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat di Labobo dan Bokan Kepulauan terutama nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil sangat bergantung pada BBM subsidi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. “Distribusi yang tidak tepat sasaran akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Sekda Saiful U. Usuria Dampingi Tim Ditjenpas Sulteng Tinjau Lokasi Pembangunan Lapas di Banggai Selatan

27 Juli 2026 - 17:14 WITA

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

27 Juli 2026 - 12:15 WITA

Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

27 Juli 2026 - 12:14 WITA

Dua Tahun Berlalu, Proyek Rp5 Miliar TA 2024 Ruas Jalan Alasan-Bontosi Masih jadi Temuan BPK

25 Juli 2026 - 15:52 WITA

Rancangan KUA-PPAS 2027, Abd Azis Tekankan Perencanaan Program Harus Berbasis Data Akurat

24 Juli 2026 - 14:07 WITA

Tok! Lima Fraksi DPRD Banggai Laut Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

24 Juli 2026 - 11:42 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama