Menu

Mode Gelap
Truk Bermuatan Material Kopdes Merah Putih, Terjungkit di Tanjakan Bebek Patukuki Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027 Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

Banggai Laut

Tekan Inflasi, Pemkab Banggai Laut Gencarkan Gerakan Pasar Murah jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah

badge-check

Tekan Inflasi, Pemkab Banggai Laut Gencarkan Gerakan Pasar Murah jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah Perbesar

BANGGAI TERKINI, Banggai – Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat terus dilalakukan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaksanakan gerakan pasar murah (GMP) di Dusun Lelang, Desa Kokini, Selasa (3/3/2026).

Pasar murah itu dihadiri langsung Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Indra Wijayanto. Kehadirannya merupakan bagian dari kunjungan kerja Bapanas RI di Provinsi Sulawesi Tengah.

Langkah yang dilakukan ini merupakan bukti nyata bahwa Pemkab Banggai Laut dibawah kepemimpinan Bupati Sofyan Kaepa hadir langsung untuk melakukan intervensi harga pangan di masyarakat. Bupati Sofyan menyatakan, gerakan pasar murah di Banggai Laut digelar merupakan kali kedua di tahun 2026. “ini agenda yang saya berikan ke Dinas Koperindag khusus bulan Ramadhan dan ini tempatnya beda-beda,” kata Bupati. Ia menyampaikan di Banggai Laut tak memiliki sawah, kebun para petani rata-rata untuk kelapa dan cengkeh, Meski begitu, daerah paling timur Sulawesi Tengah tersebut sangat jauh dari inflasi, sebab meski secara geografis jauh. Namun, konektivitas antar pulau, kabupaten dan provinsi telah terjadi.

“Contohnya beras, hampir tidak pernah terkena inflasi, karena beras ini kami ambil dari Sulawesi Tenggara, dan angkutnya itu menggunakan kapal Sabuk Nusantara (tol laut) milik Pelni yang bersubsidi, kami tau ongkosnya berapa, sewa muat kapal berapa dan harga beli berapa dan itulah harga jual,” ujarnya. “Begitu juga dengan ikan, dengan yang disebut barito,” tambahnya.

Pada Pasar Murah itu Dinas Koperindag menyediakan beras sebanyak 2 ton dengan harga jual Rp60.000 ukuran 5 kg/zak, telur 300 rak diharga Rp50.000/rak, minyak goreng 500 liter harga 16.000/liter, gula 1,5 ton harga 15.000/kg, tepung terigu 500 kg harga 10.000/kg, sirup ABC 240 botol 10.000/botol dan susu 300 kaleng dijual 10.000/kaleng. (ADV)

Penulis : Nomo

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027

14 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

13 Juli 2026 - 14:10 WITA

Tak Hanya Dugaan Mark-up Anggaran, BPK Juga Temukan Dugaan Belanja Fiktif Dana BOSP di Dikpora Banggai Laut

10 Juli 2026 - 10:29 WITA

Kunker ke Banggai Laut, Pangdam XXIII Palaka Wira Terkesan dengan Sambutan Bupati Sofyan Kaepa

9 Juli 2026 - 23:48 WITA

Alhamdulillah, Pemdes Bone Baru Kembali Salurkan BLT DD Juni-Juli TA 2026

9 Juli 2026 - 14:19 WITA

Dugaan Markup Anggaran Rp222 Juta Paket Pengadaan APE di Dikpora, Kontraktor Kembalikan Rp60 Juta

9 Juli 2026 - 09:02 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama