Menu

Mode Gelap
Truk Bermuatan Material Kopdes Merah Putih, Terjungkit di Tanjakan Bebek Patukuki Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027 Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

Nasional

Perdagangan RI-AS Menguat, Presiden Pastikan Prioritas Tetap pada Kepentingan Rakyat

badge-check

Perdagangan RI-AS Menguat, Presiden Pastikan Prioritas Tetap pada Kepentingan Rakyat Perbesar

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan hasil komunikasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai penurunan tarif ekspor Indonesia ke pasar Amerika.

Hal itu disampaikan kepada awak media sesaat setelah tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Presiden Prabowo menyebut bahwa negosiasi dengan Presiden Trump berlangsung alot, namun akhirnya mencapai kesepakatan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen.

Alhamdulillah, kita akhirnya mencapai titik temu. Kita saling memahami kepentingan masing-masing negara,” ujar Presiden.

Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap pekerja Indonesia adalah prioritas dalam setiap keputusan perdagangan. “Yang penting bagi saya adalah rakyat saya. Saya harus lindungi pekerja-pekerja kita,” tegasnya.

Dalam dialog itu, Presiden juga menyebut Donald Trump sebagai sosok negosiator yang tangguh. Meski begitu, ia memastikan bahwa Indonesia akan terus menjalankan diplomasi dagang yang konsisten dan strategis.

Presiden Prabowo juga menyinggung rencana pembelian pesawat dari produsen Amerika, Boeing, sebagai bagian dari upaya memperkuat maskapai nasional Garuda Indonesia.

“Garuda adalah kebanggaan kita, lahir dalam perjuangan kemerdekaan. Garuda harus kembali menjadi lambang Indonesia yang kuat,” tegasnya.

Selain membahas ekspor, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia masih membutuhkan sejumlah impor strategis dari Amerika Serikat, termasuk bahan bakar minyak (BBM), gas, gandum, dan kedelai. Ia menilai bahwa kerja sama ini merupakan bentuk keseimbangan kepentingan dua negara.

“Pertemuan kita dengan mereka membuahkan hasil konkret karena dua kepentingan bertemu: kita butuh beberapa impor strategis, dan mereka juga menginginkan pasar kita. Ini bentuk keseimbangan dagang yang saling menguntungkan,” pungkasnya.

Dengan hasil pertemuan ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa diplomasi ekonomi Indonesia terus mengedepankan prinsip keadilan, keberanian, dan perlindungan terhadap kepentingan nasional.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP

16 Juli 2026 - 10:40 WITA

Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng

15 Juli 2026 - 14:45 WITA

Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan

15 Juli 2026 - 13:48 WITA

Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027

14 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

13 Juli 2026 - 14:10 WITA

Waduh! Kali ini BPK Temukan Pembayaran Honorarium di Dikpora Banggai Laut Tidak Sesuai Ketentuan

13 Juli 2026 - 13:19 WITA

Rekomendasi Artikel di Peristiwa