Menu

Mode Gelap
Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan Rembuk Stunting Desa Kokudang, Plh Kades Komitmen Pertahankan Nol Kasus Desa Kasuari Gelar Rembuk Stunting dan Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Luwuk

Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

badge-check


					Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai Perbesar

BANGGAI TERKINI, Luwuk – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong penguatan desa tematik berbasis potensi lokal sebagai strategi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Desa Lenyek, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Senin (13/4/2026), sekaligus melakukan dialog langsung dengan masyarakat setempat.

Mendes Yandri mengungkapkan, Desa Lenyek memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa tematik dengan komoditas unggulan buah naga serta potensi desa wisata yang menjanjikan. “Insya Allah dari Kementerian Desa nanti akan ada bantuan untuk Desa Lenyek. Kita ada program desa wisata, desa ekspor kemudian BUM Desa, pasar desa. Nanti saya bicara sama Pak Bupati, mana yang mau diutamakan,” ujar Yandri.

Menurutnya, pengembangan desa tematik menjadi salah satu pendekatan strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa, sekaligus meningkatkan nilai tambah potensi lokal yang dimiliki masyarakat.

Selain mendorong penguatan potensi desa, Mendes Yandri juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat, di antaranya terkait kebutuhan infrastruktur, keterbatasan ruang kelas di sekolah dasar, serta belum optimalnya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mempercepat penanganan permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Yang belum dapat MBG, nanti bisa koordinasi dengan pemerintah daerah untuk dibangun dapurnya. Termasuk kebutuhan ruang kelas, akan kami komunikasikan dengan kementerian terkait,” jelas Yandri Susanto.

Mendes menegaskan, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada pengembangan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh aspek pelayanan dasar, seperti pendidikan, infrastruktur, dan pemenuhan gizi masyarakat.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap berbagai potensi desa dapat dioptimalkan sekaligus permasalahan yang ada dapat segera ditangani secara terintegrasi, sehingga mampu mendorong terwujudnya desa mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan

14 April 2026 - 08:26 WITA

Rembuk Stunting Desa Kokudang, Plh Kades Komitmen Pertahankan Nol Kasus

12 April 2026 - 19:39 WITA

Desa Kasuari Gelar Rembuk Stunting dan Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026

12 April 2026 - 19:26 WITA

Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf

11 April 2026 - 11:23 WITA

Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

11 April 2026 - 11:21 WITA

Simpan Sabu di Pakaian Dalam, Wanita di Bunta Dicokok Polisi

9 April 2026 - 19:14 WITA

Rekomendasi Artikel di Luwuk