BANGGAI TERKINI, Banggai – Personel Polsek Banggai merespons cepat laporan penemuan jenazah seorang petani, Lk. Aco Lalu (38), yang ditemukan meninggal dunia saat sedang bekerja di perkebunan kelapa kompleks Jalur 2, Desa Lampa, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Langkah kepolisian segera dilakukan untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memberikan kepastian hukum atas peristiwa tersebut.
Kapolsek Banggai, AKP Joly R. Lengkong, S.H., menjelaskan bahwa kejadian bermuda saat korban sedang melakukan aktivitas memanjat kelapa. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat kesakitan dan mengalami muntah darah sebelum ditemukan dalam posisi telungkup dan sudah tidak bernyawa oleh keponakannya. Personel kepolisian yang tiba di lokasi pukul 16.00 WITA langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit untuk menjalani proses visum.
Menanggapi informasi yang sempat beredar di masyarakat, Kasi Humas Polres Bangkep, Ipda Ridwan Sunge, S.H., menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Hasil diagnosa dokter memastikan penyebab kematian adalah pendarahan hebat akibat penyakit paru-paru kronis yang diderita almarhum. Jadi, kami tegaskan ini murni karena sakit, bukan akibat tindak pidana,” ungkap Ipda Ridwan Sunge.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Desa Popisi, Kecamatan Banggai Utara, pada pukul 19.00 WITA. Pihak keluarga, terutama istri almarhum, menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai takdir dan menolak untuk dilakukan proses otopsi lebih lanjut. Penolakan tersebut juga telah dituangkan secara resmi melalui surat pernyataan di hadapan pemerintah desa setempat.
Kapolsek Banggai telah menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas untuk hadir mendampingi keluarga dalam prosesi pemakaman almarhum sebagai wujud belasungkawa institusi.
Polres Banggai Kepulauan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan foto-foto kondisi korban di media sosial guna menghormati privasi dan perasaan keluarga yang berduka. Selain itu, warga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab atau berita bohong (hoax) terkait kronologi kejadian ini.(Polres Bangkep)














