Menu

Mode Gelap
Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa tentang Nilai Ekonomi Tanah Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati Terbukti Korupsi, Eks Kades Tinakin Laut Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp500 juta Presiden Prabowo Salat Idul fitri 1447 H di Aceh Tamiang Jaga APBN, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor Salurkan 100 Paket Sembako, Yayasan Inovasi Muda Mandiri Banggai Laut Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan

Banggai Laut

Dugaan Pengrusakan Pembangunan Mushola AMCF di Desa Lambako, Panitia : Siap Laporkan ke APH

badge-check


					Pembangunan mushola di Desa Lambako yang didadani Asian Muslim Charty Fondation atau AMCF yang diduga dirusak (Foto : Istimewa) Perbesar

Pembangunan mushola di Desa Lambako yang didadani Asian Muslim Charty Fondation atau AMCF yang diduga dirusak (Foto : Istimewa)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Pembangunan mushola yang didanai oleh Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, dikabarkan sempat menuai polemik. Isu dugaan pengrusakan terhadap bangunan mushola itu pun dibantah oleh Kepala Desa Lambako, Chandra Pindjaling.

Kepada media ini, Chandra menegaskan bahwa tidak benar jika ada warga atau dirinya melakukan tindakan pengrusakan terhadap proses bangunan mushola tersebut. Meski demikian, ia mengakui bahwa sempat terjadi berbagai masukan sebagian warga terhadap proses pembangunan itu.

“Tidak benar ada pengrusakan. Tapi memang sejak awal pembangunan sudah ada dinamika di masyarakat seperti komplen pondasi hingga jenis kayunya, bahkan sempat tukangnya diberhentikan sementara oleh warga. Sekarang sudah kembali bekerja,” ujar Chandra, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

“Justru saya bersyukur ada pihak lain yang bantu pembangunan di Lambako,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sebagai pemerintah desa, dirinya tetap menampung seluruh aspirasi masyarakat agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan konflik sosial. “Saya hanya menyampaikan aspirasinya masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Mushola, Isal, menegaskan bahwa pihaknya tak segan-segan akan mengambil langkah hukum jika terbukti ada tindakan yang mengarah pada perusakan aset milik AMCF.

“Kalau memang benar ada pengrusakan, kami tidak akan tinggal diam. Kami akan melakukan somasi bahkan pelaporan ke Aparat Penegak Hukum atau APH, karena ini menyangkut aset yayasan,” tegas Isal.

Diketahui, proyek pembangunan mushola di Desa Lambako ini didanai oleh Yayasan AMCF berkat proposal panitia dengan total anggaran Rp200 juta. Pembangunan mushola ditargetkan akan rampung diakhir tahun 2025.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa tentang Nilai Ekonomi Tanah

2 April 2026 - 19:29 WITA

Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati

2 April 2026 - 08:21 WITA

Terbukti Korupsi, Eks Kades Tinakin Laut Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp500 juta

1 April 2026 - 15:30 WITA

Presiden Prabowo Salat Idul fitri 1447 H di Aceh Tamiang

21 Maret 2026 - 13:38 WITA

Salurkan 100 Paket Sembako, Yayasan Inovasi Muda Mandiri Banggai Laut Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan

18 Maret 2026 - 10:33 WITA

Musrenbang RKPD, Wabup Ablit Tekankan Pentingnya Sinergitas Antara Pemda dan DPRD

12 Maret 2026 - 20:46 WITA

Rekomendasi Artikel di Banggai Laut