BANGGAI TERKINI, Banggai – Bupati Kabupaten Banggai Laut Sofyan Kaepa secara resmi membuka kegiatan penilaian Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Tahun 2026, Kamis (07/05/2026) di aula BKPSDMD.
Bupati Sofyan mengatakan penilaian lomba desa tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya. Selain menyesuaikan dengan efisiensi anggaran, kegiatan tersebut juga melahirkan inovasi baru tanpa harus menggunakan anggaran yang berlebihan maupun menyibukkan masyarakat dengan berbagai persiapan.

Bupati menjelaskan, terdapat sejumlah indikator penting yang akan menjadi penilaian dalam perlombaan desa dan kelurahan tahun ini. Salah satunya adalah bidang pendidikan. Para kepala desa diminta mengetahui perkembangan pendidikan di wilayahnya masing-masing, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah.

Selain pendidikan, bidang kesehatan juga menjadi perhatian utama. Bupati meminta para kepala desa aktif memantau kondisi pelayanan kesehatan di puskesmas maupun pustu yang ada di desa masing-masing. “Misal Pustu kekurangan pagar bisa diupayakan atau dianggarkan, desa kekuranga tenaga Kesehatan segera sampaikan ke Dinas Kesehatan. “Tugas kepala desa itu urus masyarakatnya sejak lahir sampai meninggal,”ucapnya.

Orang nomor satu di Banggai Laut itu juga menyinggung soal angka stunting di Desa, Ia menyebut para kepala desa harus melibatkan perempuan, sebab merekalah yang paham akan kebutuhan gizi anak-anak.
Selain itu, aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di desa juga menjadi perhatian dalam penilaian. Menurut Bupati, selain keterlibatan hansip, dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga tokoh pendidik sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban desa. “Yang dibutuhkan adalah partisipasi masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ablit H Ilyas, Kepala Dinas PMD dan P3A Frans D Darkay, para kepala OPD, serta unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Laut.(ADV)
Penulis : Nomo














