Menu

Otomatis
Berita Terkini

Bangkep

Pilu! Anak Dibawah Umur di Banggai Kepulauan jadi Korban Pencabulan 11 Orang, Termasuk Ayah dan Kakak Kandung

badge-check

Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur Perbesar

Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur

BANGGAI TERKINI, Bangkep – Publik Banggai Kepulauan dibuat geger kembali atas dugaan pencabulan anak dibawah umur. Bukan main peristiwa bejat itu dilakukan oleh 11 orang pelaku. Yang lebih memilukan lagi, diantara para pelaku termasuk ayah dan saudara kandung korban.

Kasus bejat ini berhasil dibongkar oleh
Unit Idik II PPA Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep).

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang diterima Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangkep pada hari Rabu, 1 Oktober 2025.

Menanggapi laporan yang meresahkan tersebut, Kanit PPA Polres Bangkep, Aipda Aditya Agung Prayitno, S.H., segera memimpin tim untuk melakukan penyelidikan intensif dan mengamankan korban berinisial NY, seorang siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), serta beberapa terduga pelaku.

Kasus ini mulai terkuak setelah korban, yang merasa risau karena dua bulan tidak haid, memberanikan diri menceritakan penderitaannya kepada guru wali kelasnya.

Korban mengaku telah disetubuhi oleh pacarnya, seorang Siswa yang juga masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan yang lebih mengejutkan, korban juga dieksploitasi secara seksual oleh ibu kandungnya sendiri, berinisial AT.

Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam yang dilakukan oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Bangkep, terungkap fakta mengejutkan lainnya. Korban juga disetubuhi oleh ayah kandungnya, berinisial SY, dan kakak kandungnya, berinisial IY.

Awalnya korban takut memberikan keterangan karena diancam akan dibunuh oleh sang ayah jika kasus persetubuhan ini terbongkar.

Namun, setelah penyidik PPA melakukan pendekatan emosional dengan pendampingan dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, korban akhirnya berani mengungkap seluruh kejadian yang dialaminya.

Ibu kandung korban, AT, diduga kuat melakukan perdagangan anak dengan menjual layanan seksual korban kepada para buruh angkut barang disalah satu pelabuhan di Bangkep.

Diketahui ibu korban menjajakan layanan lendir anaknya dengan tarif yang sangat rendah, berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 50.000.

Kasat Reskrim Polres Bangkep, AKP Anton S. Mowala, mengkonfirmasi bahwa dari 11 terduga pelaku yang sempat diamankan, penyidik PPA telah menetapkan dan menahan lima orang yang terbukti kuat terlibat dalam kasus ini.

“Dari pengembangan pemeriksaan, kami telah menahan total lima pelaku yang terbukti melakukan kejahatan ini. Mereka adalah ayah kandung (SY) yang menyetubuhi korban, ibu kandung (AT) yang menjual korban, serta dua orang lansia (YS dan EK) yang membeli layanan seksual dari ibu korban,” ujar AKP Anton S. Mowala.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim menjelaskan bahwa satu terduga pelaku lainnya, yakni pacar korban, turut ditahan. Sementara kakak kandung korban (IY) yang juga menyetubuhi korban tidak dilakukan penahanan karena masih berada di bawah umur dan penanganannya diserahkan ke sistem peradilan anak.

Saat ini, kelima terduga pelaku telah ditahan di Mapolres Bangkep guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas seluruh pelaku kejahatan terhadap anak.

“Kami pastikan para pelaku akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi seksual anak dengan hukuman maksimal. Kasus ini menjadi prioritas dan bukti keseriusan Polres Bangkep dalam melindungi generasi penerus bangsa,” tegas AKP Anton S. Mowala. (Polres Bangkep)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

BPK Temukan Dugaan Praktik Manipulasi Nota Belanja Listrik di 13 SKPD Banggai Kepulauan

15 Agu 2026 - 11:03 WITA

BPK Temukan Dugaan Praktik Manipulasi Nota Belanja Listrik di 13 SKPD Banggai Kepulauan

KNTI Banggai Kepulauan Gelar Dialog Tenurial Kebijakan dan Pelantikan Pengurus di Basis Desa dan Cabang Kecamatan

13 Agu 2026 - 20:44 WITA

KNTI Banggai Kepulauan Gelar Dialog Tenurial Kebijakan dan Pelantikan Pengurus di Basis Desa dan Cabang Kecamatan

Kejaksaan Negeri Banggai Laut Pantau Setiap Pemberitaan Terkait Temuan BPK Sulteng

8 Agu 2026 - 19:40 WITA

Kejaksaan Negeri Banggai Laut Pantau Setiap Pemberitaan Terkait Temuan BPK Sulteng

Jaksa Resmi Banding Vonis NM, SF dan ASD, Kasus Korupsi PDAM Banggai Laut Berlanjut

8 Agu 2026 - 11:36 WITA

Jaksa Resmi Banding Vonis NM, SF dan ASD, Kasus Korupsi PDAM Banggai Laut Berlanjut

Kemarau Picu Kebakaran, 11 Hektare Lahan di Pulau 3B Bakalan Hangus Dilalap Si Jago Merah

8 Agu 2026 - 10:02 WITA

Kemarau Picu Kebakaran, 11 Hektare Lahan di Pulau 3B Bakalan Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran di Pulau 3B Banggai Kepulauan, Api Belum Padam Sejak Siang

7 Agu 2026 - 21:16 WITA

Kebakaran di Pulau 3B Banggai Kepulauan, Api Belum Padam Sejak Siang
Rekomendasi Artikel di Bangkep