Menu

Mode Gelap
Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya! Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

Ekonomi

Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen

badge-check


					Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen (Ist) Perbesar

Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen (Ist)

Pertumbuhan Kredit

Sebagai informasi, per September 2024, pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 10,85% (yoy) mencapai Rp7.579 triliun. Kredit konsumsi menjadi satu-satunya sektor yang menunjukkan akselerasi, naik dari 10,83% (yoy) pada Agustus menjadi 10,88% (yoy). Sementara itu, kredit modal kerja melambat dari 10,75% (yoy) menjadi 10,01%, dan kredit investasi menurun dari 13,08% (yoy) menjadi 12,26%.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 7,04% (yoy) menjadi Rp8.721 triliun per September 2024, sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (7,01% yoy). Rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) terus membaik, turun menjadi 2,21% pada September 2024, dibandingkan 2,43% pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, rasio kredit dalam risiko atau Loan at Risk (LAR) juga mengalami penurunan signifikan, mencapai 10,11% pada akhir kuartal III-2024, atau turun 196 basis poin (bps) secara tahunan. Tren positif ini mengindikasikan peningkatan kesehatan fungsi intermediasi perbankan.

Meskipun terdapat kemajuan, perbankan tetap menghadapi tantangan dari sisi dinamika global dan kebutuhan penguatan domestik. Stabilitas sistem keuangan menjadi perhatian utama, dengan koordinasi erat antara BI, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dengan kebijakan yang adaptif dan proaktif, serta dukungan dari perkembangan ekonomi global yang lebih kondusif, prospek pertumbuhan kredit pada 2025 diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi nasional dan tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

17 April 2026 - 13:58 WITA

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya!

17 April 2026 - 13:57 WITA

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

17 April 2026 - 13:55 WITA

Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

14 April 2026 - 08:30 WITA

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan

14 April 2026 - 08:26 WITA

Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf

11 April 2026 - 11:23 WITA

Rekomendasi Artikel di Gaya Hidup