Menu

Mode Gelap
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Banggai Laut Kerahkan 75 Orang Petugas Sensus Ekonomi Atasi Kebingungan Mahasiswa, Fraksi Demokrat dan Ketua DPRD Patwan Kuba Inisiasi Grup Pendampingan Beasiswa BERANI CERDAS Mantap! Laksanakan SE Bupati Sofyan, SMP N 2 Banggai Gelar Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) Jaga Kesesuaian Penggunaan Ruang, Tim Teknis Kantah Banggai Laut Tinjau Lokasi Permohonan Pertimbangan Teknis Pertanahan Kecewa! Warga Segel Kantor Desa Alasan Labobo Nekat! Sopir asal Bangkep Diringkus Polisi Usai Gasak Uang Turis Asing yang Liburan ke Paisupok

Ekonomi

Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen

badge-check


					Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen (Ist) Perbesar

Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen (Ist)

Pertumbuhan Kredit

Sebagai informasi, per September 2024, pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 10,85% (yoy) mencapai Rp7.579 triliun. Kredit konsumsi menjadi satu-satunya sektor yang menunjukkan akselerasi, naik dari 10,83% (yoy) pada Agustus menjadi 10,88% (yoy). Sementara itu, kredit modal kerja melambat dari 10,75% (yoy) menjadi 10,01%, dan kredit investasi menurun dari 13,08% (yoy) menjadi 12,26%.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 7,04% (yoy) menjadi Rp8.721 triliun per September 2024, sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (7,01% yoy). Rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) terus membaik, turun menjadi 2,21% pada September 2024, dibandingkan 2,43% pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, rasio kredit dalam risiko atau Loan at Risk (LAR) juga mengalami penurunan signifikan, mencapai 10,11% pada akhir kuartal III-2024, atau turun 196 basis poin (bps) secara tahunan. Tren positif ini mengindikasikan peningkatan kesehatan fungsi intermediasi perbankan.

Meskipun terdapat kemajuan, perbankan tetap menghadapi tantangan dari sisi dinamika global dan kebutuhan penguatan domestik. Stabilitas sistem keuangan menjadi perhatian utama, dengan koordinasi erat antara BI, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dengan kebijakan yang adaptif dan proaktif, serta dukungan dari perkembangan ekonomi global yang lebih kondusif, prospek pertumbuhan kredit pada 2025 diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi nasional dan tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Banggai Laut Kerahkan 75 Orang Petugas Sensus Ekonomi

25 Juni 2026 - 12:34 WITA

PELNI Berikan Diskon Harga Tiket Kapal Hingga 30 Persen

6 Juni 2026 - 11:08 WITA

Operasi Gabungan Bea Cukai Luwuk dan Bapenda Berhasil Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Banggai Laut

30 Mei 2026 - 12:14 WITA

Rokok Ilegal Masih Banyak Ditemukan di Banggai Laut

30 Mei 2026 - 11:47 WITA

Pastikan Kesesuaian Tata Ruang, Kantah Banggai Laut Tinjau Lapang Pertimbangan Teknis Pertanahan (PTP)

9 Mei 2026 - 08:57 WITA

Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik

7 Mei 2026 - 20:54 WITA

Rekomendasi Artikel di Nasional