Menu

Mode Gelap
Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya! Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

Banggai Laut

Bupati Sofyan Kaepa Ajak Warga Dukung Program Eradikasi Frambusia di Banggai Laut

badge-check


					Bupati Sofyan Kaepa Ajak Warga Dukung Program Eradikasi Frambusia di Banggai Laut Perbesar

BANGGAI TERKINI, Banggai – Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program eradikasi frambusia di wilayah Kabupaten Banggai Laut, Selasa (21/10/2025)

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari penyakit menular.

Bupati Sofyan menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar, serta tidak ragu untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan gejala frambusia. “Penyakit ini bisa dicegah dan diobati,” ujar Bupati Sofyan.

Program eradikasi frambusia merupakan bagian dari upaya nasional untuk menghapus penyakit kulit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pertenue.

Pemkab Banggai Laut melalui Dinas Kesehatan PP dan KB terus melakukan langkah-langkah promotif dan preventif, termasuk penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan dini.

Bupati Sofyan berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berperan aktif mendukung kegiatan ini, terutama dalam menjaga kesehatan diri, kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit bila memiliki gejala.

“Dengan kerjasama kita semua, Banggai Laut bebas dari frambusia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, eradikasi frambusia merupakan upaya pembasmian berkelanjutan untuk menghilangkan frambusia secara permanen sehingga tidak menjadi masalah kesehatan.

Frambusia itu sendiri adalah penyakit infeksi jangka panjang (kronis), disebabkan oleh sejenis bakteri (Treponema pallidum sp. Pertenue) yang paling sering mengenai kulit, tulang, dan sendi. Adapun faktor risikonya antara lain kesehatan lingkungan yang buruk dan kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran

17 April 2026 - 14:22 WITA

Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa

17 April 2026 - 14:10 WITA

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

17 April 2026 - 13:58 WITA

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya!

17 April 2026 - 13:57 WITA

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

17 April 2026 - 13:55 WITA

Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

14 April 2026 - 08:30 WITA

Rekomendasi Artikel di Ekonomi