Menu

Mode Gelap
Truk Bermuatan Material Kopdes Merah Putih, Terjungkit di Tanjakan Bebek Patukuki Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027 Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

Sosial Budaya

Dibuka Lomba Menulis Esai dan Reportase! Kolaborasi SAAF dan Yayasan Babasal Mombasa

badge-check

Dibuka Lomba Menulis Esai dan Reportase! Kolaborasi SAAF dan Yayasan Babasal Mombasa Perbesar

BANGGAI TERKINI, Banggai – Literasi di wilayah Banggai Bersaudara (Banggai, Bangkep dan Banggai Laut) kembali mendapat ruang baru. Syukuran Aminuddin Amir Foundation (SAAF) bersama Yayasan Babasal Mombasa meluncurkan ajang bertajuk “Catatan Kecil dari Banggai Lomba Menulis Esai dan Reportase 2026” sebagai upaya mendorong tumbuhnya budaya menulis sekaligus mendokumentasikan berbagai dinamika yang berkembang di daerah.

Kompetisi tersebut mengusung jargon “Setiap Daerah Memiliki Cerita. Saatnya Banggai Menuliskannya.” Panitia mengangkat tema besar “Banggai sebagai Ruang Tumbuh” dengan cakupan yang cukup luas, mulai dari pariwisata, ekonomi, sosial-politik, budaya, lingkungan, pendidikan, hingga kesenian di tiga wilayah Banggai Bersaudara.

Risdianto Pattiwael (dok. pribadi)

Ketua Umum Yayasan SAAF, Risdianto Pattiwael, mengatakan lomba ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menghidupkan kembali tradisi literasi di tengah masyarakat.

Menurut dia, budaya membaca dan menulis tidak bisa dibangun oleh satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk komunitas-komunitas yang selama ini bergerak di bidang literasi.

“SAAF mengajak kolaborasi semua elemen termasuk komunitas yang fokus di dunia literasi, hal ini penting agar terus menjaga dan membentuk pola pikir kritis, konstruktif dan terus merawat peradaban,” kata Risdianto.

Kompetisi ini, kata dia, terbuka bagi masyarakat umum maupun mahasiswa yang berusia minimal 18 tahun. Peserta merupakan pemegang KTP Banggai Bersaudara atau warga dari luar daerah yang berdomisili di Banggai Bersaudara dengan melampirkan surat keterangan domisili.

Panitia menerima karya dalam bentuk esai, esai naratif, maupun reportase dengan panjang tulisan 1.000 hingga 2.000 kata. Setiap peserta juga diwajibkan melampirkan surat pernyataan keaslian karya yang menyatakan tulisan tersebut merupakan hasil karya sendiri, bukan hasil atau tiruan kecerdasan buatan (AI) dan belum pernah dipublikasikan di media mana pun, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui lomba ini, panitia berharap semakin banyak lahir tulisan yang mampu merekam berbagai cerita, gagasan, dan potensi lokal, sehingga dapat memperkaya khazanah literasi sekaligus menjadi dokumentasi perkembangan Banggai Bersaudara dari sudut pandang masyarakatnya sendiri.***

Syarat dan Ketentuan lihat pamflet dibawah ini

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP

16 Juli 2026 - 10:40 WITA

Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng

15 Juli 2026 - 14:45 WITA

Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan

15 Juli 2026 - 13:48 WITA

Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027

14 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

13 Juli 2026 - 14:10 WITA

Waduh! Kali ini BPK Temukan Pembayaran Honorarium di Dikpora Banggai Laut Tidak Sesuai Ketentuan

13 Juli 2026 - 13:19 WITA

Rekomendasi Artikel di Peristiwa