Menu

Mode Gelap
Bupati Sofyan Kaepa Pantau Langsung Asessment Kompetensi Seleksi Terbuka Sekda Banggai Laut Risdianto Pastikan Program 3T untuk Labobo dan Bangkurung Siap Dibangun dan Kolaborasi Pengusaha Lokal Pertemuan Koordinasi Polres Bangkep dan Kejari Banggai Laut Bahas Percepatan Penanganan Perkara Pendaftaran Ditutup, 9 Pejabat Perebutkan Kursi Sekda Banggai Laut Tersangka Pembunuhan Karyawan All Swalayan Luwuk Terancam Hukuman Mati Senator Andhika Amir Kolaborasi Bersama SAAF Laksanakan Khitanan Massal Gratis di Tojo Una-Una

Banggai Laut

Dugaan Pengrusakan Pembangunan Mushola AMCF di Desa Lambako, Panitia : Siap Laporkan ke APH

badge-check


					Pembangunan mushola di Desa Lambako yang didadani Asian Muslim Charty Fondation atau AMCF yang diduga dirusak (Foto : Istimewa) Perbesar

Pembangunan mushola di Desa Lambako yang didadani Asian Muslim Charty Fondation atau AMCF yang diduga dirusak (Foto : Istimewa)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Pembangunan mushola yang didanai oleh Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, dikabarkan sempat menuai polemik. Isu dugaan pengrusakan terhadap bangunan mushola itu pun dibantah oleh Kepala Desa Lambako, Chandra Pindjaling.

Kepada media ini, Chandra menegaskan bahwa tidak benar jika ada warga atau dirinya melakukan tindakan pengrusakan terhadap proses bangunan mushola tersebut. Meski demikian, ia mengakui bahwa sempat terjadi berbagai masukan sebagian warga terhadap proses pembangunan itu.

“Tidak benar ada pengrusakan. Tapi memang sejak awal pembangunan sudah ada dinamika di masyarakat seperti komplen pondasi hingga jenis kayunya, bahkan sempat tukangnya diberhentikan sementara oleh warga. Sekarang sudah kembali bekerja,” ujar Chandra, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

“Justru saya bersyukur ada pihak lain yang bantu pembangunan di Lambako,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sebagai pemerintah desa, dirinya tetap menampung seluruh aspirasi masyarakat agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan konflik sosial. “Saya hanya menyampaikan aspirasinya masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Mushola, Isal, menegaskan bahwa pihaknya tak segan-segan akan mengambil langkah hukum jika terbukti ada tindakan yang mengarah pada perusakan aset milik AMCF.

“Kalau memang benar ada pengrusakan, kami tidak akan tinggal diam. Kami akan melakukan somasi bahkan pelaporan ke Aparat Penegak Hukum atau APH, karena ini menyangkut aset yayasan,” tegas Isal.

Diketahui, proyek pembangunan mushola di Desa Lambako ini didanai oleh Yayasan AMCF berkat proposal panitia dengan total anggaran Rp200 juta. Pembangunan mushola ditargetkan akan rampung diakhir tahun 2025.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Bupati Sofyan Kaepa Pantau Langsung Asessment Kompetensi Seleksi Terbuka Sekda Banggai Laut

24 Desember 2025 - 18:55 WITA

Risdianto Pastikan Program 3T untuk Labobo dan Bangkurung Siap Dibangun dan Kolaborasi Pengusaha Lokal

24 Desember 2025 - 17:16 WITA

Pertemuan Koordinasi Polres Bangkep dan Kejari Banggai Laut Bahas Percepatan Penanganan Perkara

22 Desember 2025 - 14:17 WITA

Pendaftaran Ditutup, 9 Pejabat Perebutkan Kursi Sekda Banggai Laut

22 Desember 2025 - 12:59 WITA

Rablin Lidjo (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)

Tersangka Pembunuhan Karyawan All Swalayan Luwuk Terancam Hukuman Mati

21 Desember 2025 - 17:37 WITA

Senator Andhika Amir Kolaborasi Bersama SAAF Laksanakan Khitanan Massal Gratis di Tojo Una-Una

21 Desember 2025 - 11:41 WITA

Rekomendasi Artikel di Sosial Budaya