Menu

Mode Gelap
Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya! Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

Sosial Budaya

Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati

badge-check


					Kepala Bagian Organisasi Setda Banggai Laut, Baytal (Foto : Haris/BanggaiTerkini) Perbesar

Kepala Bagian Organisasi Setda Banggai Laut, Baytal (Foto : Haris/BanggaiTerkini)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Pemerintah Pusat resmi menerapkan skema kerja work form home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) khusus di hari Jumat, per 1 April 2026. Tak hanya di Kementerian dan Lembaga kebijakan itu pun rencananya bakal diterapkan di seluruh Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Kelola Setda Banggai Laut Baytal mengatakan rencana penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) masih menunggu arahan Bupati Banggai Laut.

Ia mengaku telah menerima surat edaran Kemendagri terkait kebijakan tersebut. “Surat Edaranya telah diterima, meski begitu kami harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini Pak Bupati, karena dalam SE tersebut ditindaklanjuti masing-masing kepala daerah,” kata Baytal, Rabu (1/4/2026).

Baytal menyatakan untuk aturan turunan dari SE Mendagri tersebut baik draft maupun petunjuk teknisnya belum ada, meski demikian pada prinsipnya, pihaknya siap menindaklanjuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat, termasuk penguatan budaya kerja ASN. Namun, kata dia, setiap pelaksanaan di daerah tetap memerlukan arahan Bupati. “Jika sudah ada itu sudah masuk bagian hukum, disitukan ada aturanya dan pastinya disesuaikan dengan kondisi daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sofyan Lans menyebutkan, Pemerintah Daerah diberikan waktu untuk menindanklanjuti SE tersebut paling lambat tanggal 2 bulan berikutnya. “Saya sudah berkoordinasi dengan Bagian Ortal, kami akan mengambil langkah-langkah untuk penyesuaian edaran ini,” ujar Sofyan.

Anda sudah tahu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 800.1.5/3349/SJ yang memuat sejumlah ketentuan, termasuk mengenai penyesuaian tugas kedinasan di lingkungan ASN Pemerintah Daerah (Pemda).

Dalam SE itu Mendagri meminta penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi dengan pola kerja WFH sebanyak satu hari kerja dalam satu minggu yaitu setiap hari Jumat.

Penulis : Nomo/Haris
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran

17 April 2026 - 14:22 WITA

Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa

17 April 2026 - 14:10 WITA

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

17 April 2026 - 13:58 WITA

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya!

17 April 2026 - 13:57 WITA

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

17 April 2026 - 13:55 WITA

Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

14 April 2026 - 08:30 WITA

Rekomendasi Artikel di Ekonomi