Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI, Pahlawan Perdamaian Dunia Gugur di Misi UNIFIL Lebanon Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa tentang Nilai Ekonomi Tanah Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati Terbukti Korupsi, Eks Kades Tinakin Laut Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp500 juta Presiden Prabowo Salat Idul fitri 1447 H di Aceh Tamiang Jaga APBN, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

Nasional

LPS: Sistem Keuangan Indonesia Tumbuh dan Tangguh

badge-check


					LPS: Sistem Keuangan Indonesia Tumbuh dan Tangguh Perbesar

BANGGAI TERKINI, Surabaya – Pada hari kedua gelaran LPS Financial Festival 2025, di hadapan hadirin yang memenuhi Dyandra Convention Center Surabaya, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyerukan optimismenya.

Menurutnya di tengah dinamika perekonomian global, sistem keuangan Indonesia tetap tumbuh dan relatif lebih resilient

“Salah satunya, kita sendiri melihat bagaimana sektor perbankan dan lembaga keuangan terus bertransformasi, dan, kita pun ingin berperan lebih strategis untuk senantiasa menjaga kepercayaan publik dan mendukung stabilitas sistem keuangan,” ujarnya di Surabaya, Kamis (7/8/2025).

Saat ini, industri perbankan tetap kuat dengan likuiditas yang memadai, bahkan di tengah guncangan akibat ketidakpastian eksternal, perbankan nasional tetap solid ditopang oleh permodalan yang kuat. Rasio Kecukupan Modal atau Credit Adequacy Ratio (CAR) terus tumbuh positif, dimana pada bulan Juni ini CAR tumbuh 25,81, dibanding pada bulan Mei lalu sebesar 25,48 persen. Per Juni 2025 kredit tumbuh 7,77 persen YoY sementara DPK tumbuh 6,96 persen YoY. NPL gross berada pada level yang terkendali sebesar 2,22 persen pada Juni 2025.

Kemudian, simpanan perbankan juga tumbuh positif di semua tier, di antaranya simpanan tier dengan saldo kurang dari Rp2 miliar naik sebesar Rp143,22 triliun (+4,29 persen) YoY dan tier dengan saldo lebih dari Rp2 miliar naik sebesar Rp459,49 triliun (+8,46 persen) YoY.

“Peningkatan likuiditas ke dalam perekonomian akan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI, Pahlawan Perdamaian Dunia Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

4 April 2026 - 22:38 WITA

Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa tentang Nilai Ekonomi Tanah

2 April 2026 - 19:29 WITA

Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati

2 April 2026 - 08:21 WITA

Terbukti Korupsi, Eks Kades Tinakin Laut Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp500 juta

1 April 2026 - 15:30 WITA

Presiden Prabowo Salat Idul fitri 1447 H di Aceh Tamiang

21 Maret 2026 - 13:38 WITA

Jaga APBN, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

20 Maret 2026 - 17:05 WITA

Rekomendasi Artikel di Ekonomi