Menu

Mode Gelap
Warga Desa Palam Ditemukan Tewas, Diketahui saat Dijenguk Aparat Desa Kepala Kantah Banggai Laut Hadiri Pembinaan oleh Wamen Ossy Dermawan Mantap! Pjs Kades Kokudang Suharman Bergerak Cepat Selesaikan Gaji Aparat Desa Pastikan Kesesuaian Tata Ruang, Kantah Banggai Laut Tinjau Lapang Pertimbangan Teknis Pertanahan (PTP) Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik Wakil Ketua DPRD Jamaludin R. Bunsiang Pimpin Paripurna Pembahasan Dua Raperda

Banggai Laut

Usai Ikuti Rakor di KPK RI, Para Bupati dan Ketua DPRD Se-Sulteng diajak Keliling ke Rutan KPK

badge-check


					Salah satu ruangan di Rumah Tahanan KPK RI (Dok. Humas KPK RI) Perbesar

Salah satu ruangan di Rumah Tahanan KPK RI (Dok. Humas KPK RI)

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Seusai mengikuti Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK RI, para bupati dan ketua DPRD se-Sulawesi Tengah mendapat kesempatan langka diajak berkeliling ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Rabu 6 Agustus 2025.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari pendekatan reflektif yang diinisiasi KPK RI untuk menggugah kesadaran moral para pemimpin daerah. “Kami di ajak langsung setelah menerima materi untuk mengunjungi rutan yang ada di KPK,” ujar Ketua DPRD Banggai Laut Patwan Kuba kepada BanggaiTerkini.

Rompi KPK RI yang baru di cuci (Foto: dok Humas KPK)

Tempat cuci pakaian para tahanan KPK (Foto: dok Humas KPK)

Menurutnya, pengalaman itu menjadi momen perenungan bersama bagi para pemangku kebijakan. “Agar menjadi renungan dan pengingat bagi pemangku kebijakan di daerah,” tuturnya.

KPK RI sendiri berharap, melalui pendekatan ini, kesadaran kolektif untuk menolak korupsi dapat tumbuh lebih kuat dari level daerah. Dengan demikian, tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas dapat semakin terwujud di Sulawesi Tengah.

Kondisi Rutan Laki-Laki (Foto: Dok. Humas KPK RI)

Diketahui dalam Rapat Koordinasi itu, Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa mengusulkan agar KPK RI memiliki kantor atau “Gedung Merah Putih” di setiap provinsi.

“Mohon izin Pak Deputi, jika boleh kami menyarankan, alangkah baiknya jika KPK juga memiliki kantor di setiap provinsi. Ini penting agar tumbuh rasa takut dan rasa malu bagi para pimpinan daerah. Saat ini, kantor seperti BPK, BPKP, dan Kejaksaan sudah ada di daerah. Maka, kehadiran Gedung Merah Putih di provinsi bisa menjadi penguat,” ujar Bupati Sofyan dalam sambutannya.

Bupati Sofyan mengakui bahwa Pemda Banggai Laut telah melakukan berbagai upaya membangun sistem tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, mulai dari pendampingan bersama Kejaksaan hingga penguatan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah). “Kami sudah lakukan pendampingan bersama Kejaksaan, penguatan APIP juga terus kami tingkatkan. Tapi pertanyaan besarnya, kenapa korupsi masih terjadi? Kita semua tahu bahwa dalam strategi KPK ada pencegahan, pendidikan, dan penindakan,” pungkasnya.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Warga Desa Palam Ditemukan Tewas, Diketahui saat Dijenguk Aparat Desa

13 Mei 2026 - 14:57 WITA

Kepala Kantah Banggai Laut Hadiri Pembinaan oleh Wamen Ossy Dermawan

11 Mei 2026 - 14:17 WITA

Mantap! Pjs Kades Kokudang Suharman Bergerak Cepat Selesaikan Gaji Aparat Desa

11 Mei 2026 - 07:51 WITA

Pastikan Kesesuaian Tata Ruang, Kantah Banggai Laut Tinjau Lapang Pertimbangan Teknis Pertanahan (PTP)

9 Mei 2026 - 08:57 WITA

Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik

7 Mei 2026 - 20:54 WITA

Wakil Ketua DPRD Jamaludin R. Bunsiang Pimpin Paripurna Pembahasan Dua Raperda

7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama