Menu

Mode Gelap
Hendak transaksi Narkoba Jenis Sabu, Pria Asal Bongganan Diciduk Polisi Tak Hanya Dugaan Mark-up Anggaran, BPK Juga Temukan Dugaan Belanja Fiktif Dana BOSP di Dikpora Banggai Laut Pangdam XXIII Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di ujung Timur Sulteng Kunker ke Banggai Laut, Pangdam XXIII Palaka Wira Terkesan dengan Sambutan Bupati Sofyan Kaepa Alhamdulillah, Pemdes Bone Baru Kembali Salurkan BLT DD Juni-Juli TA 2026 Wamen ATR BPN: Kepala Daerah Berperan Strategis dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

Nasional

Indonesia-Malaysia Sepakat Perkuat Pendidikan Anak Migran hingga Stabilitas ASEAN

badge-check

Indonesia-Malaysia Sepakat Perkuat Pendidikan Anak Migran hingga Stabilitas ASEAN Perbesar

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar annual consultation meeting atau pertemuan konsultasi tahunan dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, dari isu bilateral hingga penguatan peran ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan.

Menteri Luar Negeri, Sugiono, dalam keterangannya menjelaskan bahwa diskusi antara kedua pemimpin berlangsung produktif dan penuh semangat kebersamaan. Salah satu topik utama adalah kerja sama pendidikan, khususnya untuk anak-anak pekerja migran Indonesia yang tinggal di Malaysia.

“Telah dibahas pembentukan Community Learning Center bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Sarawak agar mereka dapat memperoleh akses pendidikan,” jelas Menlu Sugiono.

Selain isu bilateral, pertemuan juga membahas dinamika keamanan di kawasan Asia Tenggara, termasuk eskalasi konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Sugiono menegaskan bahwa sejak hari pertama insiden, ASEAN telah aktif melakukan komunikasi dan menyerukan deeskalasi.

“Para Menteri Luar Negeri ASEAN segera berkoordinasi dan mendorong kedua pihak menahan diri. Indonesia juga menyatakan kesiapan mendukung segala upaya demi terciptanya gencatan senjata,” ujarnya.

Menlu menambahkan bahwa penyelesaian persoalan perbatasan antara Thailand dan Kamboja akan ditangani melalui Joint Border Committee, namun ASEAN tetap menekankan prinsip penyelesaian berbasis musyawarah dan kekeluargaan.

“ASEAN percaya bahwa semua persoalan harus diselesaikan melalui pendekatan damai dan kekeluargaan,” tegasnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya mempererat hubungan bilateral, terutama di bidang ekonomi. Ia menilai kesamaan budaya dan bahasa menjadi landasan kokoh untuk kerja sama yang memberikan manfaat nyata.

“Persahabatan Indonesia dan Malaysia harus terwujud dalam hubungan ekonomi yang saling menguntungkan demi kesejahteraan rakyat kedua negara,” ungkap Sugiono mewakili Presiden.

Pertemuan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang kokoh dan konstruktif untuk masa depan yang lebih baik di kawasan Asia Tenggara.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Hendak transaksi Narkoba Jenis Sabu, Pria Asal Bongganan Diciduk Polisi

10 Juli 2026 - 13:40 WITA

Tak Hanya Dugaan Mark-up Anggaran, BPK Juga Temukan Dugaan Belanja Fiktif Dana BOSP di Dikpora Banggai Laut

10 Juli 2026 - 10:29 WITA

Pangdam XXIII Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di ujung Timur Sulteng

10 Juli 2026 - 09:09 WITA

Kunker ke Banggai Laut, Pangdam XXIII Palaka Wira Terkesan dengan Sambutan Bupati Sofyan Kaepa

9 Juli 2026 - 23:48 WITA

Alhamdulillah, Pemdes Bone Baru Kembali Salurkan BLT DD Juni-Juli TA 2026

9 Juli 2026 - 14:19 WITA

Wamen ATR BPN: Kepala Daerah Berperan Strategis dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

9 Juli 2026 - 11:18 WITA

Rekomendasi Artikel di Nasional