Menu

Mode Gelap
Rancangan KUA-PPAS 2027, Abd Azis Tekankan Perencanaan Program Harus Berbasis Data Akurat Tok! Lima Fraksi DPRD Banggai Laut Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Sofyan Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif Proyeksi APBD 2027 Banggai Laut Rp594 Miliar, Transfer Pusat Masih jadi Penopang Utama Perkuat PAD, Kepala Bapenda Saumudin Ikuti Rekonsiliasi Data Opsen Pajak Kendaraan Sinergi APH, Kajari Adnan Hamzah Turut Sambut Kedatangan AKBP Sony Laway Kapolres Pertama Banggai Laut

Banggai Laut

Gubernur Sulteng Tinjau Pelabuhan Perikanan Mato, Serap Aspirasi Nelayan Banggai Laut

badge-check

Gubernur Sulteng Tinjau Pelabuhan Perikanan Mato, Serap Aspirasi Nelayan Banggai Laut Perbesar

BANGGAI TERKINI, Banggai – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafiid, didampingi Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng, Moh. Arif Latjuba, meninjau Pelabuhan Perikanan Mato, Kabupaten Banggai Laut, Rabu (27/8/2025). Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan para nelayan guna menyerap aspirasi dan memahami tantangan yang mereka hadapi.

Dalam dialog, nelayan menyampaikan beragam persoalan, mulai dari penurunan hasil tangkapan yang sebelumnya mencapai 1.500 box ikan per bulan kini hanya 100–200 box, hingga keterbatasan sarana pendukung. Faktor cuaca, pembatasan wilayah tangkap, serta minimnya infrastruktur disebut sebagai penyebab utama.

Nelayan juga menyoroti keterbatasan fasilitas pelabuhan, di antaranya kebutuhan tambahan dermaga, cold storage, pasokan BBM bersubsidi, serta perbaikan fasilitas dasar seperti masjid dan WC. Tidak hanya itu, akses jaringan komunikasi yang lemah dinilai menghambat proses transaksi dengan pembeli di Luwuk dan Palu.

“Pembeli biasanya ingin melihat ikan melalui video call, tetapi disini tidak ada jaringan. Kami juga berharap ada bantuan kapal, jaring, dan peningkatan fasilitas pelabuhan,” ujar salah seorang perwakilan nelayan.

Saat ini, tercatat ada 61 kapal purse seine dan sekitar 60 kapal jollor yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat nelayan dan memastikan pembangunan sektor kelautan serta perikanan benar-benar memberi manfaat.

“Pemerintah akan memperhatikan aspirasi bapak-bapak sekalian. Prinsipnya, pembangunan kelautan dan perikanan harus berpihak pada kesejahteraan nelayan,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur juga mendorong penguatan kelembagaan koperasi nelayan agar harga ikan lebih stabil dan kompetitif, serta mengajak pelaku usaha menghadirkan pabrik pengolahan yang sehat dan berdaya saing wajar.

Kunjungan ditutup dengan peninjauan fasilitas unit kerja koperasi nelayan yang berada di kawasan pelabuhan sebagai bagian dari upaya evaluasi dan perencanaan tindak lanjut ke depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Rancangan KUA-PPAS 2027, Abd Azis Tekankan Perencanaan Program Harus Berbasis Data Akurat

24 Juli 2026 - 14:07 WITA

Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Sofyan Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif

24 Juli 2026 - 10:39 WITA

Proyeksi APBD 2027 Banggai Laut Rp594 Miliar, Transfer Pusat Masih jadi Penopang Utama

24 Juli 2026 - 08:58 WITA

Perkuat PAD, Kepala Bapenda Saumudin Ikuti Rekonsiliasi Data Opsen Pajak Kendaraan

23 Juli 2026 - 19:48 WITA

Sinergi APH, Kajari Adnan Hamzah Turut Sambut Kedatangan AKBP Sony Laway Kapolres Pertama Banggai Laut

23 Juli 2026 - 18:25 WITA

Pengarahan di Kanwil BPN Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan bagi Masyarakat

23 Juli 2026 - 16:50 WITA

Rekomendasi Artikel di Nasional