Menu

Mode Gelap
Pedagang di Banggai Laut Kedapatan Jual Rokok Ilegal Didenda di Tempat atau Pidana Menanti DPRD Banggai Laut Minta Pemda Jangan Boros Belanja Perjalanan Dinas, Makan Minum dan ATK di 2026 Bapenda Banggai Laut Serahkan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Operasi 7 Kecamatan ke Bea Cukai Luwuk Tok! Pemkab dan DPRD Banggai Laut Setujui APBD 2026 Dukung Penuh Program Presiden RI Prabowo, Pemkab Banggai Laut Mulai Bangun Gedung Koperasi Merah Putih Warga Kilo 1 Lompio Banggai Laut Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos

Nasional

Presiden Prabowo Hadiri KSTI 2025, Dorong Industrialisasi Berbasis Saintek

badge-check


					Presiden Prabowo Hadiri KSTI 2025, Dorong Industrialisasi Berbasis Saintek Perbesar

BANGGAI TERKINI, Bandung – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung. Kehadiran Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia melalui penguasaan ilmu pengetahuan, riset, dan industrialisasi nasional.

Presiden tiba di lokasi menggunakan kendaraan taktis ringan Maung Garuda produksi PT Pindad (Persero), yang dilengkapi pelat “INDONESIA-1”. Kendaraan buatan dalam negeri tersebut bukan hanya mencerminkan kekuatan teknologi pertahanan Indonesia, namun juga menjadi simbol kebanggaan nasional atas kemandirian industri strategis.

Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya inovasi dan kedaulatan teknologi sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Ia juga meninjau langsung pameran inovasi bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) yang menjadi bagian utama agenda KSTI 2025.

“Penguasaan sains dan teknologi harus menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional. Ini bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Presiden, dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

KSTI 2025 mengusung tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi” sebagai platform kolaborasi nasional lintas sektor. Acara ini mempertemukan peneliti, guru besar, praktisi industri, serta pengambil kebijakan untuk menyamakan visi strategis menuju transformasi ekonomi berbasis riset dan teknologi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, menyebut bahwa penguasaan saintek menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang Indonesia. “Untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kita harus mengelola industrialisasi secara lebih terencana. Dan kuncinya adalah sains dan teknologi,” ujar Menteri Brian.

Agenda KSTI selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya butir ke-4 dan ke-5, yaitu memperkuat pembangunan SDM serta melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Kehadiran Presiden juga menandai dorongan politik tertinggi bagi percepatan ekosistem riset dan inovasi nasional.

Facebook Comments Box

Dilarang keras mengambil atau menayangkan ulang foto dan artikel di atas untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis redaksi BanggaiTerkini.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Pedagang di Banggai Laut Kedapatan Jual Rokok Ilegal Didenda di Tempat atau Pidana Menanti

29 November 2025 - 18:57 WITA

DPRD Banggai Laut Minta Pemda Jangan Boros Belanja Perjalanan Dinas, Makan Minum dan ATK di 2026

29 November 2025 - 17:07 WITA

Mahdiani Bukamo

Bapenda Banggai Laut Serahkan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Operasi 7 Kecamatan ke Bea Cukai Luwuk

29 November 2025 - 14:20 WITA

Warga Kilo 1 Lompio Banggai Laut Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos

28 November 2025 - 22:18 WITA

Turnamen Catur PERCASI Banggai Laut Resmi Dibuka, Buruan Daftar!

27 November 2025 - 19:44 WITA

Bupati Sofyan Kaepa : 2026 Banggai Laut Siapkan Lahan 8 hektare untuk Bangun Sekolah Rakyat

27 November 2025 - 18:17 WITA

Sofyan Kaepa
Rekomendasi Artikel di Banggai Laut