Menu

Mode Gelap
Truk Bermuatan Material Kopdes Merah Putih, Terjungkit di Tanjakan Bebek Patukuki Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027 Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

Nasional

Presiden Prabowo Hadiri KSTI 2025, Dorong Industrialisasi Berbasis Saintek

badge-check

Presiden Prabowo Hadiri KSTI 2025, Dorong Industrialisasi Berbasis Saintek Perbesar

BANGGAI TERKINI, Bandung – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung. Kehadiran Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia melalui penguasaan ilmu pengetahuan, riset, dan industrialisasi nasional.

Presiden tiba di lokasi menggunakan kendaraan taktis ringan Maung Garuda produksi PT Pindad (Persero), yang dilengkapi pelat “INDONESIA-1”. Kendaraan buatan dalam negeri tersebut bukan hanya mencerminkan kekuatan teknologi pertahanan Indonesia, namun juga menjadi simbol kebanggaan nasional atas kemandirian industri strategis.

Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya inovasi dan kedaulatan teknologi sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Ia juga meninjau langsung pameran inovasi bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) yang menjadi bagian utama agenda KSTI 2025.

“Penguasaan sains dan teknologi harus menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional. Ini bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Presiden, dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

KSTI 2025 mengusung tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi” sebagai platform kolaborasi nasional lintas sektor. Acara ini mempertemukan peneliti, guru besar, praktisi industri, serta pengambil kebijakan untuk menyamakan visi strategis menuju transformasi ekonomi berbasis riset dan teknologi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, menyebut bahwa penguasaan saintek menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang Indonesia. “Untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kita harus mengelola industrialisasi secara lebih terencana. Dan kuncinya adalah sains dan teknologi,” ujar Menteri Brian.

Agenda KSTI selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya butir ke-4 dan ke-5, yaitu memperkuat pembangunan SDM serta melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Kehadiran Presiden juga menandai dorongan politik tertinggi bagi percepatan ekosistem riset dan inovasi nasional.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP

16 Juli 2026 - 10:40 WITA

Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng

15 Juli 2026 - 14:45 WITA

Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan

15 Juli 2026 - 13:48 WITA

Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027

14 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

13 Juli 2026 - 14:10 WITA

Waduh! Kali ini BPK Temukan Pembayaran Honorarium di Dikpora Banggai Laut Tidak Sesuai Ketentuan

13 Juli 2026 - 13:19 WITA

Rekomendasi Artikel di Peristiwa