BANGGAI TERKINI, Labobo – Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah, Mangasi Sinaga, menantang Pemerintah Kabupaten Banggai Laut untuk merintis jalur segitiga emas yang menghubungkan Banggai Laut–Baturube–Kolonodale.
Jalur ini dinilai strategis dalam memperkuat konektivitas dan distribusi logistik antarwilayah di Sulawesi Tengah.

Mangasi menegaskan, inisiatif tersebut merupakan langkah jangka panjang yang penting agar Banggai Laut tidak hanya menjadi penonton dalam rantai suplai logistik menuju kawasan industri Morowali dan Morowali Utara.

Kepala BPTD Sulteng Mangasi Sinaga pada launching perdana feri rute Banggai-Paisu Lamo-Dungkean (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)
Padahal, kawasan industri tersebut menampung jutaan penduduk dan tenaga kerja, sementara kebutuhan logistiknya hingga kini masih banyak disuplai dari Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa, disisi lain wilayah geografis masih lebih dekat Banggai Laut. “Apa kita rela hanya jadi penonton saja,” ujar Mangasi Sinaga kepada awak media di Feri KMP Teluk Tolo, Selasa (13/1/2025).

Ia menjelaskan, dalam konsep segitiga emas tersebut, Pemkab Banggai Laut tidak perlu terlebih dahulu membangun pelabuhan baru. Menurutnya, pelabuhan yang ada saat ini sudah cukup memadai untuk mendukung konektivitas laut antarwilayah.
Meski begitu Ia mengaku perencanaan awal lokasi berada di Moilong, Kabupaten Banggai. Namun, karena infrastruktur pelabuhan di wilayah tersebut belum tersedia, maka untuk titik lintasan sementara bisa diarahkan ke Baturube.
“Artinya, dalam konsep segitiga emas ini kita tidak perlu membangun pelabuhan baru terlebih dahulu. Kita bisa memanfaatkan pelabuhan yang sudah ada, yakni Pelabuhan Banggai Laut, Pelabuhan Kolonodale, dan Pelabuhan Baturube,” katanya.

Launching Perdana KMP Teluk Tolo di Desa Paisu Lamo, Kec. Labobo (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)
Mangasi menambahkan, langkah selanjutnya adalah memperkuat koordinasi antar kepala daerah agar jalur tersebut dapat segera direalisasikan. Koordinasi diperlukan antara Bupati Banggai Laut, Bupati Banggai, Bupati Morowali Utara, Bupati Morowali, serta Gubernur Sulawesi Tengah.
“Pelabuhan sudah siap, tinggal cari kapalnya, atau kita uji coba pakai kapal yang ada ini,” pungkasnya.
Penulis : Nomo
Editor : –













