BANGGAI TERKINI, Bangkep – Imbas musim kemarau panjang sekitar 69 Hektare lahan persawahan di desa Tinangkung dan Kampung Baru, Kecamatan Tinangkung Selatan, Banggai Kepulauan terancam gagal panen.
Sejumlah petani di dua desa tersebut khawatir. Lahan sawah mereka kini mulai retak-retak dan tanam padi mereka mulai menguning hingga hangus batang, hal ini dipicu akibat kekurangan air.
Salah satu warga di desa Tinangkung berharap agar Pemkab Banggai Kepulauan memikirkan solusi terkait bantuan air. “Mohon dibantu, kami para petani padi,” pintanya, Kamis (17/9/2026).
Dia menyebut sekitar dua bulan lebih pasokan air untuk lahan persawahan mengalami kekeringan. “Saat ini, sebagian petani batang padinya telah menguning hingga hangus,” ucap dia.
Sementara itu Camat Tinangkung Selatan Diandewinda N. Saleh pada rapat koordinasi (rakor) karhutala dan kekeringan air meminta agar penyaluran air segera dilakukan untuk area persawahan petani.
Ia menyebut persawahan di kawasan Tinangkung Selatan adalah lahan sawah tadah hujan, sehingga sangat bergantung penuh pada ketersediaan air.
Para petani kini berharap Pemkab Banggai Kepulauan dapat bergerak sigap mendistribusikan air untuk persawahan agar mereka tidak merugi imbas gagal panen.
Penulis : Nomo
Editor : –





















