BANGGAI TERKINI, Gorontalo – Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (KPMI) Banggai Kepulauan (Bangkep) Gorontalo memperingati Milad ke-26 tahun sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang organisasi dalam menjaga ikatan kekeluargaan, mempererat solidaritas, serta menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa asal Banggai Kepulauan di Gorontalo untuk tumbuh dan berproses.
Dua puluh enam tahun bukan sekadar angka perjalanan, tetapi menjadi catatan sejarah yang di dalamnya terdapat berbagai dinamika, perjuangan, kontribusi, serta pengabdian dari generasi ke generasi.
Peringatan Milad ke-26 ini menjadi ruang untuk kembali melihat sejauh mana organisasi mampu menjawab kebutuhan zaman. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan kehidupan mahasiswa yang semakin kompleks, KPMI Bangkep Gorontalo dituntut untuk tidak hanya mempertahankan nilai-nilai kekeluargaan, tetapi juga terus beradaptasi dan bertransformasi.
Organisasi paguyuban harus mampu menjadi wadah yang melahirkan gagasan, membangun kapasitas kader, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi anggota, daerah asal, maupun lingkungan tempat organisasi tumbuh.
Tema “Menuju Organisasi Paguyuban yang Transformatif” menjadi refleksi bahwa keberadaan KPMI Bangkep Gorontalo perlu terus diarahkan pada perubahan yang konstruktif. Transformasi tidak berarti meninggalkan identitas dan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu, melainkan memperkuat fondasi tersebut agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Semangat kebersamaan, kekeluargaan, intelektualitas, dan kepedulian sosial perlu menjadi modal utama dalam membangun organisasi yang terbuka terhadap gagasan baru serta mampu menciptakan ruang pembelajaran bagi seluruh anggotanya.
Perjalanan 26 tahun tentu tidak terlepas dari peran para senior, alumni, pengurus, serta seluruh anggota yang telah memberikan waktu, pikiran, tenaga, dan dedikasinya bagi keberlangsungan organisasi.
Setiap periode kepengurusan memiliki cerita dan tantangannya masing-masing, namun semuanya menjadi bagian dari satu perjalanan panjang yang saling terhubung. Karena itu, Milad bukan hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang telah meletakkan fondasi perjuangan sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlangsungan organisasi merupakan tanggung jawab bersama.
Ketua Umum KPMI Bangkep Gorontalo, Muh. Jasril Bakara, menyampaikan Milad ke-26 harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh keluarga besar organisasi dalam menatap masa depan. “KPMI Bangkep Gorontalo bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang untuk belajar, membangun karakter, memperkuat solidaritas, dan melahirkan kader-kader yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah, bangsa, dan masyarakat. Ke depan, organisasi ini harus semakin terbuka terhadap gagasan, adaptif terhadap perubahan, serta konsisten menjaga nilai kekeluargaan yang menjadi identitas kita,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh anggota agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah, melainkan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi. Menurutnya, setiap kader memiliki peran penting dalam menentukan arah perjalanan organisasi. “Jangan pernah berhenti belajar, berproses, dan berkontribusi. Rawat komunikasi, jaga nama baik organisasi, hormati para pendahulu, dan terus bangun hubungan yang baik dengan alumni serta seluruh elemen masyarakat. Organisasi ini akan besar apabila seluruh anggotanya memiliki rasa memiliki dan bersedia bekerja bersama,” tambahnya.
Di momentum Milad ke-26 ini, pesan penting juga perlu disampaikan kepada generasi penerus KPMI Bangkep Gorontalo. Regenerasi bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan proses mewariskan nilai, semangat, pengalaman, dan tanggung jawab perjuangan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.
Generasi muda KPMI Bangkep Gorontalo diharapkan mampu melanjutkan perjuangan organisasi dengan semangat yang lebih segar, gagasan yang lebih kreatif, serta kemampuan membaca tantangan masa depan. Setiap kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga apa yang telah dibangun para pendahulu sekaligus berani menciptakan pembaruan demi kemajuan organisasi.
Milad ke-26 KPMI Bangkep Gorontalo hendaknya menjadi titik refleksi sekaligus pijakan untuk menatap masa depan. Dua puluh enam tahun perjalanan harus menjadi energi untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas kontribusi, dan membangun organisasi paguyuban yang transformatif.
Perjuangan tidak berhenti pada satu generasi dan tidak selesai pada satu periode kepengurusan. Selama masih ada generasi yang bersedia belajar, berproses, dan mengabdikan diri, selama itu pula semangat KPMI Bangkep Gorontalo akan terus hidup dan melanjutkan perjalanan perjuangannya menuju masa depan yang lebih baik.***





















