Menu

Mode Gelap
Mantap! 1.500 Pengguna Disiapkan Nikmati WiFi Gratis di Taman Kota Banggai Laut Inovasi Dinas Kominfo, WiFi Gratis Hadir di Taman Kota Banggai Laut, Warga Kini Bebas Akses Internet 5,5 Ton BBM Subsidi asal Banggai Laut Diduga Diselundupkan Didukung KONI Banggai Laut, Persatuan Catur Banggai Laut Gelar Turnamen Doni Setiawan Terpilih Jadi Ketua KNTI Banggai Kepulauan Per Desember 2025, Kejari Banggai Laut Sudah Selamatkan Uang Negara Rp5.5 Miliar

Banggai Laut

APBD Banggai Laut tahun 2026 Berpotensi Terkoreksi

badge-check


					Bongkar muat kontainer di Pelabuhan Banggai Laut, melalui pelabuhan ini jadi salah satu denyut ekonomi di daerah paling timur Provinsi Sulawesi Tengah (Foto : Nomo/ BanggaiTerkini) Perbesar

Bongkar muat kontainer di Pelabuhan Banggai Laut, melalui pelabuhan ini jadi salah satu denyut ekonomi di daerah paling timur Provinsi Sulawesi Tengah (Foto : Nomo/ BanggaiTerkini)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Imbas kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pemangkasan Transfer Ke Daerah (TKD) turut mempengaruhi pendapatan APBD Kabupaten Banggai Laut di 2026 mendatang.

Berbagai sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa dimanfaatkan mestinya harus dikebut Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

OPD harus memutar otak. Sebab, kunci agar fiskal daerah bisa stabil, PAD mesti dipacu.

Hal ini menjadi sorotan Laongke dari fraksi Demokrat DPRD Banggai Laut ketika rapat paripurna pembahasan KUA-PPAS 2026, Jumat (31/10/2025).

Laongke mendorong agar intensifikasi dan ekstensifikasi PAD terus ditingkatkan, terutama dari sektor retribusi jasa usaha, pajak daerah, dan pengelolaan aset daerah yang hingga saat ini belum optimal.

Anggota DPRD Fraksi Demokrat, Laongke (Ist)

Lebih lanjut, Anggota DPRD dua periode itu juga menyoroti belanja pegawai, Ia berujar agar belanja pegawai dan operasional tetap dikendalikan secara proporsional sehingga ruang fiskal bagi belanja pembangunan dapat terus diperluas. “Belanja daerah harus berpihak pada pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, serta peningkatan infrastruktur publik” ucapnya.

Disisi lain penurunan anggaran sebenarnya telah terprediksi. Pada dokumen rancangan KUA-PPAS tahun 2026 yang diajukan Pemkab ke DPRD belanja daerah dipatok Rp 592 miliar. Turun dari total belanja daerah pada APBD tahun sebelumnya sebesar Rp775 miliar.

Dengan masing-masing rincian : belanja operasi Rp485 miliar; kemudian belanja modal Rp23.9 miliar; selanjutnya belanja tidak terduga sebesar Rp1.5 miliar; dan terakhir belanja transfer Rp 82 miliar.

Dari sisi pendapatan di tahun 2026 Pemkab Banggai Laut memproyeksikan sebesar Rp582 miliar, turun dari pendapatan tahun sebelumnya. Dengan rincian Pendapatan transfer dari pemerintah pusat Rp540 miliar; PAD Rp37 miliar; Lain-lain PAD yang sah Rp4 miliar.

Pada Pembiayaan; Pemkab telah menghitung Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SiLPA) Rp14 miliar dan pengeluaran pembiayaan berasal dari penyertaan modal pemerintah daerah pada tahun 2026 diproyeksikan Rp4 miliar.

“Dokumen inilah yang nantinya menjadi acuan dalam penyusunan RKA-SKPD dan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) tahun anggaran 2026,” tandas Sekda Ruslan Tolani.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Mantap! 1.500 Pengguna Disiapkan Nikmati WiFi Gratis di Taman Kota Banggai Laut

12 Desember 2025 - 18:03 WITA

Inovasi Dinas Kominfo, WiFi Gratis Hadir di Taman Kota Banggai Laut, Warga Kini Bebas Akses Internet

12 Desember 2025 - 14:12 WITA

Didukung KONI Banggai Laut, Persatuan Catur Banggai Laut Gelar Turnamen

11 Desember 2025 - 20:32 WITA

Doni Setiawan Terpilih Jadi Ketua KNTI Banggai Kepulauan

11 Desember 2025 - 17:22 WITA

Per Desember 2025, Kejari Banggai Laut Sudah Selamatkan Uang Negara Rp5.5 Miliar

11 Desember 2025 - 11:56 WITA

Mulai 2026, Kejari Banggai Laut Mulai Terapkan Pidana Kerja Sosial, Terdakwa Kasus Ringan Bakal jadi Petugas Kebersihan!

10 Desember 2025 - 20:36 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama