Menu

Otomatis
Berita Terkini

Ekonomi

Ekonom: Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Perlu Didorong Sektor Swasta

badge-check

Ekonom: Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Perlu Didorong Sektor Swasta Perbesar

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada triwulan II 2026 dinilai menunjukkan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Namun, di balik capaian tersebut, muncul tantangan baru, yakni tingginya ketergantungan terhadap belanja pemerintah sebagai motor utama pertumbuhan, sementara sektor swasta belum sepenuhnya pulih.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai kualitas pertumbuhan ekonomi perlu menjadi perhatian karena peran dunia usaha, khususnya sektor manufaktur dan pertambangan, masih relatif lemah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi pemerintah tumbuh 15,97 persen (yoy) pada triwulan II 2026, menjadi komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tertinggi dan berkontribusi besar dalam menjaga laju ekonomi tetap berada di atas lima persen.  “Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi oleh government-driven growth. Belanja pemerintah berhasil menjaga momentum ekonomi, tetapi sektor swasta belum sepenuhnya kembali menjadi motor pertumbuhan. Dalam jangka pendek pemerintah memang dapat menjadi penyangga ekonomi, tetapi dalam jangka panjang pemerintah tidak mungkin menjadi satu-satunya penggerak ekonomi nasional,” ujar Fakhrul di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan pemerintah menjaga momentum ekonomi patut diapresiasi. Namun, belanja negara seharusnya menjadi jembatan untuk mempercepat pemulihan aktivitas dunia usaha, bukan menggantikan peran sektor swasta sebagai penggerak utama pertumbuhan.

Fakhrul menilai lemahnya peran sektor swasta tercermin dari kinerja industri pengolahan yang masih tertahan. Sebagai penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan kontribusi sekitar 18,5 persen, sektor manufaktur hanya tumbuh 0,88 persen secara kuartalan dan 4,52 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut masih berada di bawah sejumlah sektor jasa yang mengalami akselerasi lebih tinggi, sehingga kualitas pertumbuhan ekonomi dinilai belum optimal.

Ia mengatakan kondisi tersebut sejalan dengan indikator Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia yang dalam beberapa bulan terakhir berada pada fase kontraksi. “Data PDB hari ini mengonfirmasi sinyal yang sudah lebih dulu diberikan oleh PMI. Dunia usaha manufaktur masih menghadapi tekanan permintaan dan ketidakpastian sehingga ekspansi sektor industri belum mampu kembali menjadi penggerak utama ekonomi,” katanya.

Penguatan Sektor Manufaktur

Menurut Fakhrul, penguatan sektor manufaktur menjadi penting karena sektor ini memiliki dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja, investasi, serta peningkatan nilai tambah industri nasional.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Percepat Pengamanan Aset Pemda, Kantor Pertanahan Banggai Laut Bahas Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Melalui Rapat FPR

9 Sep 2026 - 18:42 WITA

Percepat Pengamanan Aset Pemda, Kantor Pertanahan Banggai Laut Bahas Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Melalui Rapat FPR

Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

9 Sep 2026 - 18:40 WITA

Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha: Kebakaran Lahan Dapat Batalkan HGU

9 Sep 2026 - 18:39 WITA

Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha: Kebakaran Lahan Dapat Batalkan HGU

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

7 Sep 2026 - 17:32 WITA

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

7 Sep 2026 - 17:30 WITA

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

7 Sep 2026 - 17:28 WITA

Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Rekomendasi Artikel di Nasional