BANGGAI TERKINI, Banggai Laut – Pemerintah Kabupaten Banggai Laut kembali memperluas jaringan konektivitas transportasi laut. Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa mengusulkan pembukaan Lintasan Segitiga Emas Banggai–Kolonodale–Toili yang disebut lintas BAKOTO sebagai jalur strategis penghubung antarwilayah di Sulawesi Tengah.
Lintasan Segitiga Emas BAKOTO merupakan permintaan awal Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah, Mangasi Sinagi. Gayung bersambut.

Sebagai bentuk keseriusan Bupati Sofyan Kaepa didampingi sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Banggai Laut melakukan peninjauan Pelabuhan Penyeberangan Desa Paisulamo, Kecamatan Labobo dan Dungkean, Selasa (20/01/2025).

Penyerahan sertipikat tanah untuk pembangunan pelabuhan Feri Paisu Lamo, Labobo (Foto : Ist)
Kesempatan itu juga Pemdes Paisulamo secara resmi menyerahkan sertifikat lahan ke Pemkab Banggai Laut. Lahan tersebut rencananya nantinya digunakan sebagai salah satu persyaratan utama dalam pengusulan pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Paisulamo melalui APBN Kementerian Perhubungan RI.
“Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan transportasi laut dan sekaligus memastikan lahannya siap untuk pengembangan pelabuhan feri nantinya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Donny Hendrik Siwy.

Bupati Sofyan turun di pelabuhan Paisu Lamo, Labobo (Ist)
Sementara itu, usulan lintasan Segitiga Emas BAKOTO, Donny berujar saat ini telah ditandatangani oleh Bupati Sofyan Kaepa, Ia menyebut karena terdapat dukungan penuh dari Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tengah Mangasi Sinaga serta arahan Bupati Sofyan. Sebagai dinas teknis, Doni langsung mengambil langkah cepat.
Segitiga Emas BAKOTO dimulai dari pembangunan dan rehabilitasi pelabuhan feri diantaranya Tinakin Kecamatan Banggai, kemudian Desa Kaukes Kecamatan Bokan Kepulauan, Desa Paisulamo Kecamatan Labobo dan Desa Dungkean Kecamatan Bangkurung. “Rencana lintasan Segitiga Emas BAKOTO itu mulai dari Pelabuhan Banggai Laut kemudian ke Kolonodale dan Toili,” ujarnya.

Dari sisi pembangunan, menurutnya usulan dibagi dua tahapan dan sepenuhnya kewenangan BPTD Kelas II Sulawesi Tengah. “Pemerintah Daerah sebatas mengusulkan saja,” tuturnya.
Doni berujar Banggai Laut sebagai daerah perikanan tentunya akan menjadi penyuplai ikan terbesar di daerah industri Morowali dan Morowali Utara. “Dan dengan adanya lintasan ke Toili Kabupaten Banggai, harga sembako seperti beras akan sedikit murah karena jaraknya distribusi jadi lebih pendek,” ucapnya.

“Lintasan Kecamatan sukses, lintas Segitiga Emas BAKOTO terealisasi, inflasi pasti akan turun, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Banggai Laut akan meningkat ,” pungkas dia.(Adv)
Editor : Nomo













