BANGGAI TERKINI, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai Laut resmi melakukan launching Aplikasi Pemanfaatan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) di Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (10/10/2026).
Inovasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membenahi tata kelola data perpajakan dan pertanahan secara terpadu.
Peluncuran aplikasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa. Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Ablit H. Ilyas, Ketua DPRD Patwan Kuba, jajaran unsur Forkopimda, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banggai Laut.
Bupati Sofyan Kaepa menegaskan pentingnya akurasi data geospasial demi mendorong transparansi dan efektivitas pemungutan pajak sektor pertanahan di Banggai Laut.
Dengan sistem yang terintegrasi, kata Bupati. Penentuan objek pajak menjadi lebih tepat dan Nomor Induk Bidang (NIB) menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Jika pembenahan data ini berjalan baik, Ia optimis penerimaan PAD Banggai Laut akan meningkat secara signifikan.
“Kalo terintegrasi sistemnya, tanah yang ada di Banggai Laut ini, objek pajaknya tepat dan NIB sesuai, saya kira PAD dapat meningkat,” kata Bupati.

Ia menyebut, kehadiran SISGITA memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan berbasis data melalui penyelarasan informasi pertanahan secara langsung. “Ini yang kita sebut sebagai by data by design,” kata Bupati saat proses tanya jawab.
Orang nomor satu di Banggai Laut ini mengakui aplikasi SISGITA ini lahir dari tindak lanjut atas temuan dan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam upaya pembenahan manajemen aset serta peningkatan penerimaan daerah. “Ini diawali dengan hasil temuan KPK RI, sehingga membuat gebrakan yang luar biasa terkait data pertanahan,” ucapnya.
Disisi lain Bupati Sofyan mengucapkan terima kasih kepada Pertanahan yang selalu membantu Pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola pajak khususnya dibidang pertanahan.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan yang selalu memberikan arahan dan bimbingan kepada Badan Pendapatan Daerah sehingga tidak terjadi ketimpangan antara pendapatan dan objek pajak,” ungkap Bupati.
“Ini semua, satu bentuk kolaborasi yang lengkap dan bermanfaat bagi Pemerintah Daerah Banggai Laut,” lanjutnya.
Sebelum prosesi peluncuran digelar, Pemkab Banggai Laut sempat melangsungkan koordinasi virtual melalui zoom meeting bersama Kementerian ATR/BPN dan KPK RI. Dalam kesempatan tersebut, Banggai Laut mendapat apresiasi dari KPK sebagai pemerintah daerah pertama di Indonesia yang berhasil meluncurkan dan mengimplementasikan sistem SISGITA.
“Kenapa kita bisa jadi yang pertama? Karena kita meyakini sistem ini membawa manfaat nyata bagi kemajuan daerah. Aspek yang paling dasar untuk ekonomi pembangunan Banggai Laut tentunya dengan terus memperbaiki Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya.
Penulis : Nomo
Editor : –






















