BANGGAI TERKINI, Banggai Laut – Sejumlah pedagang di Kabupaten Banggai Laut dikenakan denda di tempat setelah kedapatan memperjualbelikan rokok ilegal tanpa pita cukai dan menggunakan pita cukai palsu.
Temuan ini merupakan hasil operasi gabungan di 7 Kecamatan yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banggai Laut Bidang Pengendalian dan Pelaporan bersama Kantor Bea Cukai Luwuk didampingi Sat Pol-PP.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan berbagai macam merek rokok tanpa ketentuan pita cukai resmi diantaranya bermerek Gudang Cengkeh, Boss, L-300, Humer, dan merek lainnya tanpa identitas jelas.
Para pedagang yang terbukti melanggar dengan menjual rokok ilegal langsung dikenai tindakan tegas di lokasi.


Pedagang kedapatan menjual rokok ilegal di Labobo (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)
Petugas Bea Cukai dan Bapenda mewajibkan para pelanggar untuk segera membayar denda melalui transfer ke rekening resmi Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI. Tidak tanggung-tanggung, besarnya denda ditetapkan yaitu tiga kali lipat dari nilai cukai yang seharusnya dibayarkan, hal ini berdasarkan Pasal 40B ayat (3) huruf b UU No. 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
“Kami tidak menerima cash, langsung di transfer ke rekening Bea Cukai Kemenkeu,” ucap salah satu petugas Bea Cukai.
Langkah ini merupakan penegakan hukum untuk menekan peredaran rokok ilegal di Banggai Laut.


Pedagang kedapatan menjual rokok ilegal di denda di tempat (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)
Bagi pedagang yang tidak sanggup atau tidak bersedia membayar denda di tempat, petugas menegaskan bahwa konsekuensinya adalah proses pidana sesuai ketentuan perundang-undangan tentang cukai.
Penindakan yang dilakukan petugas Bapenda dan Bea Cukai diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran pedagang agar tidak memperjualbelikan rokok ilegal.
Operasi serupa dijadwalkan akan terus dilakukan oleh Bidang Pengendalian dan Pelaporan Bapenda Banggai Laut secara berkala untuk memastikan peredaran rokok tanpa pita cukai di wilayah Banggai Laut tak lagi beredar. (Adv)
Penulis : Nomo
Editor : –













