Menu

Otomatis
Berita Terkini

Banggai Laut

Hanya Ada Dua di Sulteng, Banggai Laut Raih Penghargaan Pelayanan Publik Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

badge-check

Wabup Ablit menerima penghargaan dari Ombudsman RI (tangkapan layar) Perbesar

Wabup Ablit menerima penghargaan dari Ombudsman RI (tangkapan layar)

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut kembali menunjukan prestasinya ditingkat nasional yakni berhasil mendapatkan penghargaan dalam penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman RI dengan predikat kualitas tertinggi kategori Pemerintah Kabupaten

Di Provinsi Sulawesi Tengah hanya ada dua yakni Pemkab Banggai Laut dan Pemkab Banggai yang mendapat penghargaan bergengsi tersebut.

Wakil Bupati Ablit H. Ilyas menerima pengharagaan itu mewakili Bupati Sofyan Kaepa didampingi Kepala Bagian Organisasi Setda Baytal Rahman, Asisten bidang Pembangunan dan Perekonomiam Muh Basri S. Ali dan Plt Kepala Dinas Dikpora Irsan A. Mamak pada kegiatan penyampaian Opini Ombudsman RI di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, dalam sambutannya menjelaskan mulai tahun 2025, Ombudsman melakukan transformasi signifikan. Jika sebelumnya sejak tahun 2011 penilaian berfokus pada zona kepatuhan, kini berubah menjadi penilaian maladministrasi, dimana hasil penilaian ini dituangkan dalam bentuk Opini Ombudsman RI yang diberikan kepada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.

Perubahan ini, kata Najih bertujuan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat dan hasil pengawasan. Fokus opini kini lebih tajam pada aspek kepuasan masyarakat serta kepatuhan instansi terhadap produk hukum Ombudsman. “Seperti tindakan korektif dan rekomendasi,” ujar Mokhammad Najih melalui kanal YouTube Ombudsman RI.

Diketahui pada tahun 2025, Ombudsman melakukan penilaian terhadap 310 instansi yang terdiri dari 38 Kementerian, 8 Lembaga, 38 Pemerintah Provinsi, 56 Pemerintah Kota, 170 Pemerintah Kabupaten.

Penilaian dilakukan menggunakan alat ukur yang mencakup empat dimensi, yaitu Dimensi Input mencakup pengetahuan pelaksana, perencanaan, jaminan pelayanan, dan pengawasan internal, Dimensi Proses mencakup persepsi pelaksana dan pengguna layanan terhadap standar pelayanan serta potensi maladministrasi, Dimensi Output mencakup penggunaan data sekunder dari BPS, Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas, dan Dimensi Pengaduan mencakup penilaian komitmen dan budaya pengelolaan pengaduan pada unit layanan, serta dilengkapi dengan aspek penilaian Kepercayaan Masyarakat dan kepatuhan terhadap produk pengawasan Ombudsman RI.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Pemkab Banggai Laut Resmi Terima 55 Sertipikat Hak Atas Tanah Pemerintah Daerah

17 Agu 2026 - 15:49 WITA

Pemkab Banggai Laut Resmi Terima 55 Sertipikat Hak Atas Tanah Pemerintah Daerah

Berlangsung Khidmat, Pemkab Banggai Laut Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun

17 Agu 2026 - 14:12 WITA

Berlangsung Khidmat, Pemkab Banggai Laut Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun

Belanja Negara 2027 Direncanakan Rp4.097,2 triliun, Fokus 8 Program Prioritas Nasional 

16 Agu 2026 - 19:12 WITA

Belanja Negara 2027 Direncanakan Rp4.097,2 triliun, Fokus 8 Program Prioritas Nasional 

KemenPANRB : Indeks Pelayanan Publik Banggai Laut Meningkat Kategori B, Tertinggi dalam Lima Tahun

16 Agu 2026 - 12:29 WITA

KemenPANRB : Indeks Pelayanan Publik Banggai Laut Meningkat Kategori B, Tertinggi dalam Lima Tahun

Siap Bertugas HUT RI Ke-81 Tahun, 42 Orang Paskibraka Banggai Laut Resmi Dikukuhkan

16 Agu 2026 - 00:33 WITA

Siap Bertugas HUT RI Ke-81 Tahun, 42 Orang Paskibraka Banggai Laut Resmi Dikukuhkan

KUPA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Terpangkas Rp26.1 Miliar

14 Agu 2026 - 23:39 WITA

KUPA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Terpangkas Rp26.1 Miliar
Rekomendasi Artikel di Banggai Laut