Saleh Gasin menyarankan agar harga tersebut juga mencakup penyesuaian inflasi agar petani tidak dirugikan oleh fluktuasi harga yang tidak terkendali.
Selain itu, penting bagi Pemda untuk memastikan bahwa tenaga kerja lokal diberikan kesempatan untuk berperan dalam proyek ini. Menghindari ketergantungan pada tenaga kerja luar daerah atau luar negeri akan memperkuat perekonomian lokal dan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi warga Bangkep.

Dalam hal penguasaan lahan, Saleh Gasin memperingatkan kemungkinan pengambilalihan lahan produktif oleh perusahaan dengan harga murah. Pemda Bangkep harus menetapkan batasan tegas mengenai tanah yang bisa dimiliki atau disewa oleh perusahaan, agar petani lokal tidak kehilangan akses terhadap lahan mereka.
Menghadapi potensi ini, Pemda Bangkep harus segera menyusun regulasi yang matang dan merumuskan kebijakan yang jelas sebelum kemitraan dengan Perusahaan FreeNow Cina berjalan lebih jauh. Tanpa pengelolaan yang hati-hati, kemitraan ini bisa berisiko merugikan masyarakat dan mengancam keberlanjutan ekonomi daerah.
Peluang ini tidak hanya penting bagi perekonomian Bangkep, tetapi juga bagi kesejahteraan petani lokal. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil harus mempertimbangkan transparansi, keadilan, dan keberlanjutan, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak, terutama petani kelapa yang menjadi aktor utama dalam kolaborasi ini.***













