Menu

Mode Gelap
Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya! Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

Banggai Laut

Sudah Terkoneksi di Pusdatin Kemendagri, SP2D Online Resmi Beroperasi

badge-check


					Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banggai Laut (Foto : Istimewa) Perbesar

Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banggai Laut (Foto : Istimewa)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Upaya Bank Sulteng bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banggai Laut dalam melakukan proses sinkronisasi sistem surat perintah pencairan dana (SP2D) Online dengan Pusat Data dan Sistem Informasi atau Pusdatin Kementerian Dalam Negeri akhirnya rampung hari ini, Senin (3/11/2025).

“Proses sinkronisasi lama dari Pusdatin karena antrian se-indonesia, tapi sekarang sudah resmi online, sudah bisa beroperasi, sudah oke,” jelas Kepala Bank Sulteng cabang Banggai Laut Agus Salim Ahmad kepada wartawan di kantor BPKAD Banggai Laut.

“Pagi-pagi saya sudah ke BPKAD, konfirmasi lagi ke orang IT, selanjutnya di koordinasi lagi ke Pusdatin,” imbuhnya.

Menurut Agus untuk tampilan antarmuka atau user interface di komputer antara Bank Sulteng dan operator BPKAD kini sudah terintegrasi sempurna. “Tampilannya sudah beda, tampilan yang ada di Bank sudah bisa dilihat di sini,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Hasbullah Talaba menjelaskan proses pencairan keuangan daerah kini telah berjalan normal kembali dan untuk tahap awal, pihaknya akan memprioritaskan gaji ASN, kemudian disusul pencairan lainnya. “Bagusnya SP2D Online bisa di setting proses tanggal dan jam pencairanya, tinggal bendahara masing-masing OPD untuk melakukan penyesuaian,” ungkap Hasbullah.

Diketahui penerapan SP2D Online menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pencairan anggaran belanja pemerintah daerah. Sebab, dengan SP2D Online, proses pencairan menjadi lebih cepat, akurat, dan aman karena seluruh data terintegrasi langsung antara sistem SIPD RI dan Bank Sulteng secara realtime.

Melalui sistem ini, proses administrasi keuangan daerah tidak lagi dilakukan secara manual, sehingga potensi kesalahan administrasi maupun keterlambatan pencairan dapat diminimalisir. SP2D Online merupakan salah satu fitur unggulan dalam SIPD RI yang dihadirkan untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

14 April 2026 - 08:30 WITA

Peringati Hari Fisik Sedunia, Bupati Sofyan Buka Fun Walk

11 April 2026 - 14:30 WITA

Korupsi APBDes, Eks Kades Matanga Aryando Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp569 juta

8 April 2026 - 20:32 WITA

Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati

2 April 2026 - 08:21 WITA

Terbukti Korupsi, Eks Kades Tinakin Laut Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp500 juta

1 April 2026 - 15:30 WITA

Jaga APBN, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

20 Maret 2026 - 17:05 WITA

Rekomendasi Artikel di Ekonomi