Menu

Mode Gelap
Pedagang di Banggai Laut Kedapatan Jual Rokok Ilegal Didenda di Tempat atau Pidana Menanti DPRD Banggai Laut Minta Pemda Jangan Boros Belanja Perjalanan Dinas, Makan Minum dan ATK di 2026 Bapenda Banggai Laut Serahkan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Operasi 7 Kecamatan ke Bea Cukai Luwuk Tok! Pemkab dan DPRD Banggai Laut Setujui APBD 2026 Dukung Penuh Program Presiden RI Prabowo, Pemkab Banggai Laut Mulai Bangun Gedung Koperasi Merah Putih Warga Kilo 1 Lompio Banggai Laut Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos

Ekonomi

Kesehatan Fiskal Terjaga Meski Dihantam Gejolak Global

badge-check


					Kesehatan Fiskal Terjaga Meski Dihantam Gejolak Global Perbesar

BANGGAI TERKINI, Senayan – Di tengah hantaman krisis global, perang dagang, lonjakan harga pangan akibat El Nino, hingga tekanan pasar keuangan domestik, Pemerintah tetap berhasil menjaga kesehatan fiskal nasional di tahun 2024.  Atas dasar itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi sinergi lintas sektor yang berhasil mengawal perekonomian nasional hingga mampu pulih secara bertahap menjelang akhir tahun.

“Kita patut bersyukur karena perekonomian Indonesia menuju akhir tahun 2024 berangsur pulih, dari situasi berat di paruh pertama tahun 2024,” ujar Sri Mulyani saat menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2024 dalam rapat paripurna DPR RI ke-21 di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (1/7/2025).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa keberhasilan pemerintah dalam menjaga fiskal terlihat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024 yang tidak hanya terkendali dengan defisit sesuai target, melainkan juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dengan mengucap syukur alhamdulillah pada Tahun Anggaran 2024 pemerintah kembali peroleh WTP atas LKPP 2024 dari BPK. BPK bahkan memberikan penilaian terbaik yang mencerminkan komitmen terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara,” ungkap Sri Mulyani.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, pemerintah menghadapi sejumlah tekanan fiskal akibat konflik bersenjata di beberapa kawasan strategis dunia, termasuk perang Rusia–Ukraina yang belum mereda, konflik di Timur Tengah, hingga ketegangan militer di Laut Merah dan Selat Taiwan. Akibatnya, gangguan rantai pasok global melonjak signifikan.

“Aktivitas perdagangan lewat Terusan Suez sempat turun hampir 50% pada kuartal I-2024,” jelas Menkeu.

Facebook Comments Box

Dilarang keras mengambil atau menayangkan ulang foto dan artikel di atas untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis redaksi BanggaiTerkini.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Tok! Pemkab dan DPRD Banggai Laut Setujui APBD 2026

29 November 2025 - 08:16 WITA

Dukung Penuh Program Presiden RI Prabowo, Pemkab Banggai Laut Mulai Bangun Gedung Koperasi Merah Putih

29 November 2025 - 07:22 WITA

Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Banggai Laut Proyeksikan APBD TA 2026 Rp.583 Miliar

18 November 2025 - 07:31 WITA

Raja Abdullah II Puji Kepemimpinan Prabowo

17 November 2025 - 08:50 WITA

Redenominasi Rupiah Harus Dirancang Tepat dan Menyeluruh

14 November 2025 - 07:24 WITA

Pemkab Banggai Laut Bakal Dapat Dukungan Anggaran BNPB RI, Infrastruktur Terdampak Bencana Alam Direhabilitasi 2026

13 November 2025 - 20:51 WITA

Rekomendasi Artikel di Banggai Laut