Menu

Mode Gelap
Bupati Sofyan Kaepa Pantau Langsung Asessment Kompetensi Seleksi Terbuka Sekda Banggai Laut Risdianto Pastikan Program 3T untuk Labobo dan Bangkurung Siap Dibangun dan Kolaborasi Pengusaha Lokal Pertemuan Koordinasi Polres Bangkep dan Kejari Banggai Laut Bahas Percepatan Penanganan Perkara Pendaftaran Ditutup, 9 Pejabat Perebutkan Kursi Sekda Banggai Laut Tersangka Pembunuhan Karyawan All Swalayan Luwuk Terancam Hukuman Mati Senator Andhika Amir Kolaborasi Bersama SAAF Laksanakan Khitanan Massal Gratis di Tojo Una-Una

Banggai Laut

Dugaan Praktik Pungli Dikpora Banggai Laut, Pencairan Dana BOS Dipotong 2 Persen

badge-check


					Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banggai Laut (Foto : Nomo/BanggaiTerkini) Perbesar

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banggai Laut (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencuat di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Banggai Laut.

Informasi yang dihimpun media BANGGAI TERKINI menyebutkan, setiap kali pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), terdapat potongan sebesar 2 persen yang diduga dilakukan oleh oknum di lingkungan dinas tersebut.

Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya dengan alasan keamanan mengungkapkan bahwa pemotongan itu bukan kejadian baru. Praktik tersebut bahkan disebut telah berlangsung secara sistematis setiap kali dana BOS dicairkan ke sekolah-sekolah penerima.

“Kami tidak bisa menolak, karena sudah seperti kewajiban tidak tertulis,” ungkap salah satu sumber terpercaya media ini.

Dugaan praktik tersebut menimbulkan keresahan di kalangan kepala sekolah dan bendahara sekolah. Pasalnya, dana BOS yang seharusnya digunakan sepenuhnya untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar justru terpangkas oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Dikpora Banggai Laut, Jenni Manyunya, membantah telah memerintahkan pemotongan dana BOS sebesar 2 persen. Ia menegaskan tidak mengetahui adanya praktik tersebut dan mengaku tidak pernah memberikan instruksi pemotongan dalam bentuk apa pun.

“Saya tidak pernah memerintahkan pemotongan dana BOS. Kalau memang ada yang melakukan, itu tanpa sepengetahuan saya,” ujar Jenni singkat kepada wartawan di ruangannya, Rabu (8/10/2025).

Namun, pernyataan itu justru memunculkan pertanyaan besar bagaimana mungkin seorang kepala dinas tidak mengetahui aktivitas mencurigakan di bawah kendalinya sendiri?

Pernyataan Kepala Dinas Jenni justru memantik sorotan baru terhadap lemahnya pengawasan internal di tubuh Dikpora. Ketidaktahuan atas dugaan pungli yang terjadi di bawah jajarannya mencerminkan indikasi lemahnya kontrol dan kepemimpinannya dalam mengelola institusi pendidikan daerah.

Disisi lain dengan adanya dugaan pungli ini tentu membuka tabir secara terang-benderang bahwa sistem yang berjalan selama ini di tubuh dikpora Banggai Laut perlu dievaluasi secara total.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Bupati Sofyan Kaepa Pantau Langsung Asessment Kompetensi Seleksi Terbuka Sekda Banggai Laut

24 Desember 2025 - 18:55 WITA

Pendaftaran Ditutup, 9 Pejabat Perebutkan Kursi Sekda Banggai Laut

22 Desember 2025 - 12:59 WITA

Rablin Lidjo (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)

Tersangka Pembunuhan Karyawan All Swalayan Luwuk Terancam Hukuman Mati

21 Desember 2025 - 17:37 WITA

Pemkab Banggai Laut Gelar Presentasi Makalah dan Wawancara Seleksi Terbuka JPT Pratama Eselon II.b

18 Desember 2025 - 16:35 WITA

Gerak Cepat Dinas Perpustakaan, Banggai Laut Raih Juara II Kegemaran Membaca Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

17 Desember 2025 - 18:58 WITA

HUT ke-13 Banggai Laut, Gubernur Anwar Hafid Apresiasi Capaian Pembangunan Daerah

14 Desember 2025 - 19:25 WITA

Rekomendasi Artikel di Banggai Laut