Menu

Mode Gelap
Truk Bermuatan Material Kopdes Merah Putih, Terjungkit di Tanjakan Bebek Patukuki Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027 Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

Berita Utama

Gunakan APBN Rp22 Miliar Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun di Kalupapi Bangkurung

badge-check

Bupati Sofyan memberikan keterangan pers saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalupapi, Bangkurung, (Foto : Nomo/BanggaiTerkini) Perbesar

Bupati Sofyan memberikan keterangan pers saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalupapi, Bangkurung, (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)

BANGGAI TERKINI, Bangkurung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut terus melakukan akselerasi program prioritas pemerintah pusat. Salah satunya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Banggai Laut.

Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Sofyan Kaepa dan Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang Gorontalo Utara Yanwar Amri Yasman di Desa Kalupapi, Bangkurung, Selasa (10/2/2026).

Proyek prioritas nasional itu merupkan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang dibiayai APBN dan dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa mengatakan di Indonesia ini kurang lebih satu juta desa. yang punya kampung nelayan kurang lebih 800 sekian desa, meski begitu Banggai Laut tetap menjadi salah satu tempat untuk di bangunnya KNMP, Ia menyebut ini adalah peluang besar untuk dimanfaatkan masyarakat.

“Saya mewakili masyarakat Banggai Laut mengucapkan banyak terima kasih kepada KKP RI, sebab telah memilih Banggai Laut menjadi salah satu pembangunan KNMP,” jelas Bupati.

Bupati mengatakan dengan akselerasi pembangunan KNMP masyarakat nelayan tidak hanya mancing, tapi dia dapat merasakan betapa bangganya dia menjadi seorang nelayan.

“Kalau mau harap APBD akio ko doi (tidak ada uang.red) atau Misa (bahasa Sama.red) , makannya melalui program nasional ini, kita berusaha ke Jakarta, dan kebutulan pak kades bagus komunikasnya,” tutur Bupati.

Selain KNMP, disisi lain, Bupati Sofyan berkomitmen untuk terus mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, salah satunya Sekolah Rakyat yang juga telah dipersiapkan lahan untuk pembangunannya.

Sementara itu, Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang Gorontalo Utara Yanwar Amri Yasman menjelaskan, embrio pembangunan KNMP ini sebetulnya telah dimulai dari beberapa tahun ke belakang melalui pembangunan kampung nelayan modern, kampung nelayan maju. Salah satu cikal bakalnya adalah yang berada di Biak Papua.

“Di mana dalam proses pembangunannya, negara atau pemerintah menghabiskan kurang lebih 22 miliar rupiah untuk membangun satu kawasan kampung nelayan yang lengkap dan terintegrasi sehingga meningkatkan produktivitas nelayan di sana,” kata dia.

Konsep KNMP adalah mengubah yang awalnya mata pencahariannya hanya untuk kebutuhan makan saja atau konsumsi lokal, kemudian berubah mindset-nya menjadi bagaimana mencoba mengirimkan produk perikanan. Pada saat produksi tinggi, produk dikumpulkan di cold storage kemudian dikirimkan ke berbagai daerah..”Tentu ini yang kita harapkan terjadi di KNMP Banggai Laut.”

Yanwar merinci detail Pembangunan di Desa Kalupapi, Bangkurung yang dikerjakan oleh PT Bumi Mandiri Kendari selama 180 hari kerja dengan rinciain Anggaran Fisik Rp12.8 Miliar, kemudian sarana dan prarasaran Rp22-23 Miliar. “Termasuk pengadaan sarana pendukung,” tuturnya.

Fasilitas yang dibangun masing-masing mencakup pengadaan panel, mesin ice flake, cold storage, 10 unit perahu/kapal perikanan, alat tangkap, kendaraan pendingin, cool box, peralatan bengkel, hingga perlengkapan kantor.

Secara fisik, terdapat sekitar 20 bangunan yang akan dibangun, antara lain tambatan perahu dan sentra pendaratan ikan; Pondasi ice flake dan cold storage; Kios perbekalan dan bengkel nelayan; Sentra kuliner dan docking; Kantor pengelola, balai pertemuan, dan pos jaga.

Selanjutnya fasilitas umum masing-masing toilet, tempat sampah, genset, gapura, septic tank, dan IPAL Biotek. “Seluruh fasilitas ini nantinya akan dimanfaatkan oleh Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Desa Kalupapi Bangkurung,” pungkasnya.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Berprestasi Nasional, Asyrafid Fachrezy Montilalu Siswa SMPN 1 Banggai Wakili Sulteng di Bintang Sobat SMP

16 Juli 2026 - 10:40 WITA

Kapolres Banggai Laut Resmi Dilantik Kapolda Sulteng

15 Juli 2026 - 14:45 WITA

Kantor Pertanahan Banggai Laut Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal: Wujudkan Pelayanan Pasti dan Transparan

15 Juli 2026 - 13:48 WITA

Tampung Aspirasi Warga, Pemdes Bone Baru Gelar Musdes Rencana Penyusunan RKPDes TA 2027

14 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bapenda Banggai Laut dan PT PLN Luwuk Perkuat Sinergi Optimalisasi Penerimaan PBJT

13 Juli 2026 - 14:10 WITA

Hendak transaksi Narkoba Jenis Sabu, Pria Asal Bongganan Diciduk Polisi

10 Juli 2026 - 13:40 WITA

Rekomendasi Artikel di Bangkep