Menu

Mode Gelap
Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya! Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

Banggai Laut

Dugaan Praktik Pungli Dikpora Banggai Laut, Pencairan Dana BOS Dipotong 2 Persen

badge-check


					Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banggai Laut (Foto : Nomo/BanggaiTerkini) Perbesar

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banggai Laut (Foto : Nomo/BanggaiTerkini)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencuat di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Banggai Laut.

Informasi yang dihimpun media BANGGAI TERKINI menyebutkan, setiap kali pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), terdapat potongan sebesar 2 persen yang diduga dilakukan oleh oknum di lingkungan dinas tersebut.

Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya dengan alasan keamanan mengungkapkan bahwa pemotongan itu bukan kejadian baru. Praktik tersebut bahkan disebut telah berlangsung secara sistematis setiap kali dana BOS dicairkan ke sekolah-sekolah penerima.

“Kami tidak bisa menolak, karena sudah seperti kewajiban tidak tertulis,” ungkap salah satu sumber terpercaya media ini.

Dugaan praktik tersebut menimbulkan keresahan di kalangan kepala sekolah dan bendahara sekolah. Pasalnya, dana BOS yang seharusnya digunakan sepenuhnya untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar justru terpangkas oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Dikpora Banggai Laut, Jenni Manyunya, membantah telah memerintahkan pemotongan dana BOS sebesar 2 persen. Ia menegaskan tidak mengetahui adanya praktik tersebut dan mengaku tidak pernah memberikan instruksi pemotongan dalam bentuk apa pun.

“Saya tidak pernah memerintahkan pemotongan dana BOS. Kalau memang ada yang melakukan, itu tanpa sepengetahuan saya,” ujar Jenni singkat kepada wartawan di ruangannya, Rabu (8/10/2025).

Namun, pernyataan itu justru memunculkan pertanyaan besar bagaimana mungkin seorang kepala dinas tidak mengetahui aktivitas mencurigakan di bawah kendalinya sendiri?

Pernyataan Kepala Dinas Jenni justru memantik sorotan baru terhadap lemahnya pengawasan internal di tubuh Dikpora. Ketidaktahuan atas dugaan pungli yang terjadi di bawah jajarannya mencerminkan indikasi lemahnya kontrol dan kepemimpinannya dalam mengelola institusi pendidikan daerah.

Disisi lain dengan adanya dugaan pungli ini tentu membuka tabir secara terang-benderang bahwa sistem yang berjalan selama ini di tubuh dikpora Banggai Laut perlu dievaluasi secara total.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa

17 April 2026 - 14:10 WITA

Peringati Hari Fisik Sedunia, Bupati Sofyan Buka Fun Walk

11 April 2026 - 14:30 WITA

Simpan Sabu di Pakaian Dalam, Wanita di Bunta Dicokok Polisi

9 April 2026 - 19:14 WITA

Korupsi APBDes, Eks Kades Matanga Aryando Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp569 juta

8 April 2026 - 20:32 WITA

Gegera Token Listrik, Pria di Kombutokan Totikum Aniaya Istri hingga Bersimbah Darah

7 April 2026 - 19:38 WITA

Kebijakan WFH ASN, Banggai Laut Masih Menunggu Arahan Bupati

2 April 2026 - 08:21 WITA

Rekomendasi Artikel di Banggai Laut