Menu

Otomatis
Berita Terkini

Bangkep

Banggai Kepulauan Raih Opini WDP dari BPK Sulawesi Tengah, Cerminan Masih Banyak “PR” Tata Kelola Keuangan Daerah

badge-check

Penyampaian hasil LHP atas LKPD Banggai Kepulauan (Foto: Istimewa) Perbesar

Penyampaian hasil LHP atas LKPD Banggai Kepulauan (Foto: Istimewa)

BANGGAI TERKINI, Palu – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024, Selasa 27 Mei 2025.

“Bangkep, Morowali dan Parigi WDP,” ucap sumber terpercaya media ini.

Opini BPK ini merupakan alarm keras bahwa tata kelola keuangan Banggai Kepulauan masih jauh dari harapan.

Opini WDP mengindikasikan bahwa terdapat permasalahan materi dalam laporan keuangan yang belum diselesaikan, meski sebagian besar penyajian dianggap wajar.

Hal ini menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Banggai Kepulauan.

Sejumlah pemerhati daerah menilai opini WDP yang di dapat Banggai Kepulauan bukan hanya persoalan laporan administratif, melainkan juga mencerminkan lemahnya komitmen Pemkab Banggai Kepulauan dalam menerapkan prinsip good governance.

“LHP ini bukan akhir dari proses, melainkan awal dari langkah perbaikan yang terus kami upayakan untuk membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan bertanggung jawab,” ujar Bupati Rusli Moidady melalui rilis resminya seusai menerima LHP, Selasa 27 Mei 2025.

Bupati Rusli menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons setiap rekomendasi yang diberikan BPK, sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Ia berharap, langkah ini menjadi bagian dari upaya kolektif menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.

Meski demikian, opini WDP dari BPK Sulawesi Tengah semestinya menjadi tamparan atas proses pengelolaan keuangan. LKPD Banggai Kepulauan butuh revolusi dalam tata kelola keuangan bukan sekadar tambal sulam laporan.

Jika tidak segera dibenahi, WDP hari ini bisa berubah menjadi disclaimer di tahun depan. Tentu opini BPK adalah sebuah pengakuan resmi bahwa keuangan daerah nyaris gagal dikelola secara akuntabel.

Dalam catatan media BanggaiTerkini, Banggai Kepulauan telah empat kali mendapat opini WDP dari BPK Sulawesi Tengah.

Perlu diketahui standar BPK Sulawesi Tengah memberikan opini WDP menunjukkan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecuali untuk beberapa hal yang dikecualikan.

Pengecualian ini biasanya terkait dengan beberapa item atau pos dalam laporan keuangan yang tidak memenuhi persyaratan SAP atau ada masalah terkait dengan pengelolaan keuangan.

Penulis : Nomo
Editor : –

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Pemdes Kasuari Gelar Upacara HUT RI ke-81 Tahun, Dirangkaikan Penyerahan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

17 Agu 2026 - 18:52 WITA

Pemdes Kasuari Gelar Upacara HUT RI ke-81 Tahun, Dirangkaikan Penyerahan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Kantah Banggai Laut Ikuti Upacara Kemerdekaan HUT RI Ke-81 Tahun

17 Agu 2026 - 15:27 WITA

Kantah Banggai Laut Ikuti Upacara Kemerdekaan HUT RI Ke-81 Tahun

Kado Kemerdekaan, Kantah Banggai Laut Serahkan Sertipikat Hak Atas Tanah Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa

17 Agu 2026 - 15:24 WITA

Kado Kemerdekaan, Kantah Banggai Laut Serahkan Sertipikat Hak Atas Tanah Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa

Berlangsung Khidmat, Pemkab Banggai Laut Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun

17 Agu 2026 - 14:12 WITA

Berlangsung Khidmat, Pemkab Banggai Laut Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun

RAPBN 2027 : Pendapatan Negara Ditarget Rp3.426,0 triliun, Transfer Ke Daerah Naik jadi Rp735,0 triliun

16 Agu 2026 - 19:41 WITA

RAPBN 2027 : Pendapatan Negara Ditarget Rp3.426,0 triliun, Transfer Ke Daerah Naik jadi Rp735,0 triliun

Belanja Negara 2027 Direncanakan Rp4.097,2 triliun, Fokus 8 Program Prioritas Nasional 

16 Agu 2026 - 19:12 WITA

Belanja Negara 2027 Direncanakan Rp4.097,2 triliun, Fokus 8 Program Prioritas Nasional 
Rekomendasi Artikel di Berita Utama