Menu

Mode Gelap
Senator Sulteng Andhika Mayrizal Amir dan SAAF Hadirkan Khitanan Massal dan USG Gratis ibu Hamil di Banggai Laut Anggota DPD-RI Andhika Mayrizal Amir dan SAAF Gelar Jumat Berkah di Mansalean Labobo, Bagikan Sembako dan Makan Siang Gratis Putusan Pidana Korupsi Eks Sekwan Bangkep Inkracht, BKPSDM : Sudah ada Usulan Pemecatan PNS Bupati Sofyan Kaepa Lantik Saiful U. Usuria Jadi Sekda Definitif Banggai Laut Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Satintelkam Polres Banggai Gelar Donor Darah Musrenbang 2027, Ketua DPRD Patwan Kuba Optimis Pembangunan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal

Ekonomi

Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen

badge-check


					Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen (Ist) Perbesar

Bank Indonesia Memproyeksikan kredit nasional tumbuh di kisaran 11,13 persen (Ist)

Pertumbuhan Kredit

Sebagai informasi, per September 2024, pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 10,85% (yoy) mencapai Rp7.579 triliun. Kredit konsumsi menjadi satu-satunya sektor yang menunjukkan akselerasi, naik dari 10,83% (yoy) pada Agustus menjadi 10,88% (yoy). Sementara itu, kredit modal kerja melambat dari 10,75% (yoy) menjadi 10,01%, dan kredit investasi menurun dari 13,08% (yoy) menjadi 12,26%.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 7,04% (yoy) menjadi Rp8.721 triliun per September 2024, sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (7,01% yoy). Rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) terus membaik, turun menjadi 2,21% pada September 2024, dibandingkan 2,43% pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, rasio kredit dalam risiko atau Loan at Risk (LAR) juga mengalami penurunan signifikan, mencapai 10,11% pada akhir kuartal III-2024, atau turun 196 basis poin (bps) secara tahunan. Tren positif ini mengindikasikan peningkatan kesehatan fungsi intermediasi perbankan.

Meskipun terdapat kemajuan, perbankan tetap menghadapi tantangan dari sisi dinamika global dan kebutuhan penguatan domestik. Stabilitas sistem keuangan menjadi perhatian utama, dengan koordinasi erat antara BI, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dengan kebijakan yang adaptif dan proaktif, serta dukungan dari perkembangan ekonomi global yang lebih kondusif, prospek pertumbuhan kredit pada 2025 diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi nasional dan tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Buka Musrenbang RKPD, Bupati Sofyan Minta Usulan Program Masuk Dipercepat

11 Februari 2026 - 10:42 WITA

Sistem Anti Spam Nasional Lindungi Puluhan Juta Warga, Cegah Kerugian Rp8 Triliun

6 Februari 2026 - 10:44 WITA

KPK OTT Kasus Impor di Bea Cukai, Enam Orang Jadi Tersangka

6 Februari 2026 - 10:42 WITA

Salah Satu Terbaik di Sulteng, Pemkab Banggai Laut Raih Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Kategori “B”

23 Januari 2026 - 12:41 WITA

Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa (Istimewa)

Dapat Diapresiasi, Satintelkam Polres Banggai Temukan Mahasiswi Asal Gorontalo yang Dilaporkan Hilang

21 Januari 2026 - 09:49 WITA

Kepala BPTD Sulteng Tantang Pemkab Banggai Laut Rintis Jalur “Segitiga Emas” Feri Rute Banggai Laut — Baturube — Kolonadale

14 Januari 2026 - 08:30 WITA

Kepala BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Kelas II Sulawesi Tengah Mangasi Sinaga diwawancarai awak media diatas Feri KMP Teluk Tolo pada lauching perdana penyebrangan Banggai-Paisu Lamo-Dungkean (Foto : Istimewa)
Rekomendasi Artikel di Banggai Laut