BANGGAI TERKINI, Banggai Laut – Dalam upaya mempercepat penataan dan legalitas hukum aset daerah, Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Laut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pendampingan Hukum tahap kedua yang diinisiasi oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Banggai Laut.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Banggai Laut ini turut dihadiri oleh lintas sektoral, termasuk jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Laut, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Laut, Nophan Wengku, A.Md, menegaskan bahwa kepastian hukum hak atas tanah merupakan fondasi utama dalam mengembangkan potensi pariwisata berkelanjutan. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal proses sertifikasi tanah milik pemda yang diproyeksikan sebagai kawasan wisata unggulan.
“Kantor Pertanahan berkomitmen untuk memastikan dari sisi administratif dan yuridis pertanahan, sehingga seluruh aset destinasi wisata di Kabupaten Banggai Laut memiliki kekuatan hukum yang tetap melalui sertipikasi tanah pemerintah daerah. Hal ini penting demi mencegah terjadinya tumpang tindih pemanfaatan ruang dan konflik agraria,” ujarnya di sela-sela kegiatan rakor.
Di sisi lain, perwakilan dari Tim JPN Kejaksaan Negeri Banggai Laut menjelaskan bahwa pendampingan hukum ini bertujuan agar setiap kebijakan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. JPN bertindak sebagai advisor hukum untuk memitigasi segala risiko litigasi maupun kerugian negara/daerah dalam hal pemanfaatan kontrak kerja sama pihak ketiga di sektor pariwisata.
Melalui pelaksanaan koordinasi berkala ini, diharapkan seluruh destinasi wisata di Kabupaten Banggai Laut tidak hanya mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berdiri di atas landasan hukum pertanahan yang legal, tertib administrasi, dan aman untuk investasi jangka panjang. (AA)























