Menu

Mode Gelap
Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara Simpan Sabu di Pakaian Dalam, Wanita di Bunta Dicokok Polisi Muhammad Saleh Gasin Terima Mandat Bentuk Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Banggai Kepulauan Korupsi APBDes, Eks Kades Matanga Aryando Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp569 juta Laut Sama Nasib Berbeda, Nelayan Tradisional dan Bayang-Bayang Kapal Pajeko di Banggai Kepulauan

Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

badge-check


					Gubernur Anwar Hafid Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Perbesar

BANGGAI TERKINI, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (2/6/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua DPRD Sulteng Arus Abdul Karim, serta para pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi jiwa bangsa yang menjadi pedoman dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tegas Anwar Hafid dalam pidatonya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dalam berbagai aspek kehidupan: pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital.

“Sekolah dan universitas harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh secara karakter. Pemerintahan dan birokrasi harus mencerminkan keadilan sosial dan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pemberdayaan UMKM, koperasi, dan ekonomi kerakyatan agar keadilan sosial tidak hanya menjadi wacana, tetapi dirasakan nyata oleh seluruh masyarakat. Termasuk, menjadikan ruang digital sebagai wadah interaksi yang menjunjung etika, toleransi, dan semangat gotong-royong.

Anwar Hafid menutup pidatonya dengan ajakan untuk menjadikan Pancasila sebagai inspirasi dalam setiap tindakan dan kebijakan, serta menjadikannya sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia.

“Jika kita ingin Indonesia yang dihormati, maka kita harus memastikan Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut pembangunan. Mari terus bergotong-royong, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf

11 April 2026 - 11:23 WITA

Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

11 April 2026 - 11:21 WITA

Muhammad Saleh Gasin Terima Mandat Bentuk Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Banggai Kepulauan

9 April 2026 - 17:16 WITA

Korupsi APBDes, Eks Kades Matanga Aryando Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp569 juta

8 April 2026 - 20:32 WITA

Laut Sama Nasib Berbeda, Nelayan Tradisional dan Bayang-Bayang Kapal Pajeko di Banggai Kepulauan

8 April 2026 - 08:04 WITA

Mantap! Cegah Bullying Sejak Dini, SMPN 2 Banggai Libatkan Siswa hingga Pekerja Sosial Gerakan Anti-Kekerasan

7 April 2026 - 20:33 WITA

Rekomendasi Artikel di Gaya Hidup