BANGGAI TERKINI, Palu – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari menjelaskan bahwa sejumlah rumah sakit di Provinsi Sulawesi Tengah masih mengalami kekurangan dokter, khususnya spesialis dasar. Oleh karena itu, Komisi IX DPR RI akan menindaklanjuti persoalan ini secara langsung kepada Kementerian Kesehatan agar segera membuka ruang penempatan tenaga medis tambahan di daerah tersebut.
Persoalan itu terungkap saat Komisi IX melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, guna menyerap aspirasi pemerintah daerah terkait pelaksanaan program pusat di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan. Kunjungan ini secara khusus mengevaluasi kendala penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah dialokasikan ke wilayah tersebut.
“Komisi IX akan mendorong mendorong pemanfaatan program beasiswa dokter spesialis yang sudah berjalan maupun program baru dari Presiden Prabowo Subianto untuk putra-putra daerah, agar mereka termotivasi mengabdi di daerahnya masing-masing,” tegasnya di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (9/10/2026).
Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menyoroti masalah alokasi anggaran yang menyebabkan program rehabilitasi serta penguatan Puskesmas belum berjalan optimal. Pihaknya berencana merumuskan solusi pembiayaan ini bersama pemerintah pusat untuk mempercepat perbaikan infrastruktur kesehatan daerah.
“Walaupun mungkin tidak melalui pola transfer daerah, kita akan dorong Kementerian Kesehatan untuk mengusulkan revitalisasi atau pembangunan puskesmas baru di tahun 2027 melalui program-program direktif Presiden,” paparnya.
Evaluasi menyeluruh ini menjadi langkah konkret Komisi IX DPR RI dalam mengawal pemenuhan hak kesehatan dasar bagi masyarakat di Sulawesi Tengah. Aspirasi yang telah diserap akan menjadi landasan rekomendasi resmi kepada kementerian terkait agar pemerataan kualitas layanan medis segera terwujud. (ysw/rdn)






















