Menu

Mode Gelap
Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Banggai Laut, Bupati Sofyan Kaepa Minta Segera Bentuk PMR di Sekolah Se-Banggai Laut Pegawai Kantah Banggai Laut Ikuti Sharing Session Penyusuan SKP 2026 Sinergi Kemanusiaan, Kantor Pertanahan Banggai Laut Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Banggai Laut 2026-2030 Warga Bokan, Bangkurung, dan Labobo Terbantu, Senator Andhika Amir & Yayasan SAAF Sediakan Rumah Singgah Gratis Keluarga Pasien RSUD Banggai Kantor Pertanahan Banggai Laut Bersama Maxima Klinik & Laboratorium Gelar MCU Seluruh Pegawai Kepala Kantah Banggai Laut Muksin Hadiri Kunker Komisi II DPR RI di Palu

Ekonomi

BBM Subsidi Tak Naik Sampai Idulfitri

badge-check


					BBM Subsidi Tak Naik Sampai Idulfitri Perbesar

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite, dan Solar hingga periode Hari Raya Idulfitri 2026, meskipun harga minyak dunia melonjak tajam menembus level USD100 per barel akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, lonjakan harga minyak global yang dipicu ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat belum berdampak pada harga BBM bersubsidi di dalam negeri dalam waktu dekat.
“Sekali lagi saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini, insya Allah, enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi, ya. Untuk subsidi,” ujar Bahlil melalui keterangan resmi,  Senin (9/3/2026).
Menurut Bahlil, pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk merespons lonjakan harga minyak dunia. Namun ia menegaskan bahwa persoalan utama saat ini bukan pada ketersediaan pasokan energi, melainkan pada tekanan harga global.  “Problemnya kita sekarang bukan di stok, stok enggak ada masalah. Sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga,” katanya.
Bahlil memastikan, keandalan pasokan BBM nasional tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.
Di sisi lain, pemerintah membuka peluang melakukan koordinasi lintas kementerian untuk merespons lonjakan harga minyak yang kini telah jauh melampaui asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Sebagaimana diketahui, asumsi Indonesian Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah Indonesia dalam APBN 2026 dipatok senilai USD70 per barel.
Lonjakan harga minyak global terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Harga minyak tercatat melonjak sekitar 25 persen dan mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2022.
Per Senin (9/3/2026) pukul 11.30 WIB, harga minyak Brent untuk kontrak pengiriman Mei 2026 tercatat mencapai USD119,50 per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman April 2026 naik ke level USD119,48 per barel.
Kenaikan tersebut membuat harga minyak dunia jauh melampaui asumsi ICP dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar USD70 per barel.
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Alhamdulillah! Pemdes Kasuari Bokan Salurkan Bantuan Pangan untuk 133 KPM

23 April 2026 - 09:32 WITA

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

20 April 2026 - 20:05 WITA

Kementerian ATR/BPN Perkuat Pengawasan HGU untuk Dukung Pencegahan Karhutla

20 April 2026 - 20:02 WITA

Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah

20 April 2026 - 19:59 WITA

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

17 April 2026 - 13:58 WITA

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya!

17 April 2026 - 13:57 WITA

Rekomendasi Artikel di Gaya Hidup