BANGGAI TERKINI, Banggai – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik menjadi tanggung jawab bersama.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah memperkuat pengawasan terhadap aktivitas siswa selama berada di lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya tindakan perundungan (bullying).
Hal ini menyusul, Senin (4/8/2026) adanya dugaan perundungan yang sempat terjadi ke siswa salah satu sekolah di Banggai Laut. Meski begitu permasalahan tersebut diketahui telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Penyelesaian ini diharapkan menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Orang tua siswa mengatakan perlu pengawasan ketat dari pihak sekolah, termasuk guru, dan tenaga pendidik diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik saat proses belajar mengajar maupun di luar jam pelajaran. “Dengan demikian, potensi terjadinya tindakan yang dapat merugikan sesama siswa dapat diminimalkan sejak dini,” ungkapnya.
“Kami menyayangkan hal ini terjadi, perlu juga pengawasan dari Dinas Dikpora Banggai Laut,” katanya.
Selain itu, diharapkan komunikasi yang baik antara sekolah, orang tua, dan peserta didik menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan saling menghormati.
“Edukasi mengenai pentingnya menghargai sesama serta penyelesaian masalah secara damai juga perlu terus ditanamkan kepada seluruh siswa,” ujarnya.
Orang tua siswa berharap sinergi semua pihak dapat menciptakan suasana sekolah yang kondusif sehingga setiap peserta didik dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk perundungan.***
Catatan Redaksi : Nama korban, pelaku dan tempat bersekolah disamarkan sesuai dengan kode etik jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) dari Dewan Pers. Sensor bertujuan melindungi privasi, mencegah trauma lanjutan, dan menghindari perundungan siber (cyberbullying).




















