BANGGAI TERKINI, Tangerang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Banggai Laut siap melakukan integrasi sistem antara sektor pertanahan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA).
Kepala Dinas Kominfo melalui Sekretaris Dinas Fadli Lapene menjelaskan bahwa peran utama Dinas Kominfo dalam replikasi ini adalah menghubungkan kedua sistem pelayanan publik tersebut menggunakan Application Programming Interface (API).
“Tugas Kominfo adalah menjembatani dan mengintegrasikan sistem pertanahan dengan Bapenda melalui API,” ujar Fadli kepada media Banggaiterkini melalui pesan singkat WhatsApp di Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026).
API sendiri merupakan mekanisme yang memungkinkan berbagai aplikasi perangkat lunak atau sistem yang berbeda untuk saling berkomunikasi, bertukar data, dan bekerja sama secara otomatis serta efisien.
Dengan adanya skema integrasi berbasis Nomor Induk Bidang (NIB), Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi BPHTB secara digital dan terintegrasi ini, alur tata kelola administrasi pertanahan dan pendapatan daerah diharapkan dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akurat.
Diketahui pada kegiatan Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama replikasi aplikasi SISGITA antardaerah, Kementerian ATR/BPN menargetkan pada tahun 2027 mendatang, sebanyak 70% wilayah kabupaten/kota di Indonesia sudah dapat menyiapkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) terbaru secara terintegrasi.
Selain PBB, percepatan juga difokuskan pada validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan berpegang pada empat prinsip utama: fiktif positif, penerapan sistem antrean First In, First Out (FIFO), serta seluruh data dan transaksi pembayaran yang wajib melalui perbankan resmi. Melalui sistem terintegrasi ini, alur layanan validasi BPHTB dipangkas secara drastis hingga rampung dalam waktu 10 hari.
Adapun pemanfaatan aplikasi SISGITA ini terwujud berkat hibah dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebagai bentuk kolaborasi antardaerah dalam pengembangan pemerintahan berbasis elektronik.
Penulis : Nomo




















