Menu

Mode Gelap
Musrenbang RKPD, Wabup Ablit Tekankan Pentingnya Sinergitas Antara Pemda dan DPRD Mantan Kades Matanga Ariyando Dituntut 3,6 Tahun Penjara, Jaksa Tuntut Uang Pengganti Rp560 juta BBM Subsidi Tak Naik Sampai Idulfitri Tak Setor Hasil Jualan 227 Juta ke Perusahaan, Sales di Luwuk Ditangkap Polisi Anggota DPRD Munawan Desak RDP Soal Polemik Distribusi BBM Subsidi di Bokan Kepulauan dan Labobo Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Strategis di Hambalang Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri

Banggai Laut

Jejaring Pengampuan Penyakit Stroke dan Kanker, Bupati Sofyan Kaepa Teken MoU dengan Sejumlah RS Ternama di Indonesia

badge-check


					Penandatanganan MoU Jejaring Pengampuan penyakit Stroke dan Kanker dengan sejumlah RS ternama di Indonesia (Ist) Perbesar

Penandatanganan MoU Jejaring Pengampuan penyakit Stroke dan Kanker dengan sejumlah RS ternama di Indonesia (Ist)

BANGGAI TERKINI, Banggai – Kabupaten Banggai Laut terus melakukan lompatan-lompatan jauh di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Kaepa dan Wabup Ablit, bagaimana tidak, sejak memimpin 2021 silam, banyak prestasi yang terus ditorehkan, jika beberapa hari lalu Banggai Laut menyabet peringkat satu dalam kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman.

Kali ini dengan tangan dinginnya Bupati Sofyan Kaepa berinovasi bidang kesehatan dengan ikut menandatangani dua Nota Kesepakataan dengan sejumlah Rumah Sakit ternama di Indonesia.

Dua Nota kesepakatan bidang kesehatan yang itu yakni pertama jejaring pengampuan penyakit stroke bersama Rumah Sakit PON Prof.DR.dr.Mahar Mardjono dan RSU Pusat dr.Wahidin Sudirohusodo. Kedua kerjasama jejaring pengampuan penyakit kanker bersama RS Kanker Dharmais dan RSU Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung.

 

Bupati Sofyan Kaepa juga beberapa Direktur Rumah Sakit itu menandatangani perjanjian kerjasama tersebut bertujuan untuk meningkatkan penanganan medis bagi penderita stroke dan kanker melalui pelayanan yang lebih baik dan akses yang lebih luas.

Perjanjian kerjasama ini mencakup berbagai inisiatif penting, antara lain pengembangan fasilitas kesehatan, pelatihan tenaga medis, dan penyediaan peralatan medis canggih yang dibutuhkan untuk penanganan kedua penyakit tersebut.

Bupati Sofyan Kaepa mengungkapkan dua penyakit ini menjadi momok paling banyak yang menyebabkan gangguan dan kematian di Indonesia, sehingga untuk mencegah itu harus dipersiapkan sedini mungkin fasilitas dan tenaga medisnya. kolaborasi ini sangat diperlukan untuk memberikan penanganan yang tepat dan cepat bagi para pasien.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Musrenbang RKPD, Wabup Ablit Tekankan Pentingnya Sinergitas Antara Pemda dan DPRD

12 Maret 2026 - 20:46 WITA

Mantan Kades Matanga Ariyando Dituntut 3,6 Tahun Penjara, Jaksa Tuntut Uang Pengganti Rp560 juta

12 Maret 2026 - 13:56 WITA

Anggota DPRD Munawan Desak RDP Soal Polemik Distribusi BBM Subsidi di Bokan Kepulauan dan Labobo

11 Maret 2026 - 10:55 WITA

Tak Ada Slot Kontainer di KM Sinabung, Puluhan Ton Ikan Banggai Laut Gagal Dikirim ke Jayapura

6 Maret 2026 - 17:38 WITA

Tekan Inflasi, Pemkab Banggai Laut Gencarkan Gerakan Pasar Murah jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah

3 Maret 2026 - 22:04 WITA

Pemkab Banggai Laut–Kejari Banggai Laut Teken MoU, Perkuat Kerjasama Perdata dan TUN

18 Februari 2026 - 21:01 WITA

Rekomendasi Artikel di Banggai Laut