Menu

Otomatis
Berita Terkini

Sosial Budaya

Kebudayaan Banggai dalam Perspektif Perubahan

badge-check

Nur Karimah (dok.Pribadi) Perbesar

Nur Karimah (dok.Pribadi)

Bahasa Banggai bukan hanya alat komunikasi tetapi fondasi identitas serta literasi masyarakat kita. Bahasa Banggai itu menyimpan cara berpikir, nilai-nilai dan sejarah panjang para leluhur yang membentuk Banggai saat ini, keberlangsungan bahasa tidak cukup hanya dengan rasa memiliki bahkan cinta, bahasa Banggai membutuhkan ekosistem baru yang lebih segar bagi anak generasi muda. Karenanya dina pendidikan harus memiliki peran strategis dalam menghadirkan kebijakan pembelajaran bahasa daerah kontekstual, adaptif serta relevan.

Sementara Dinas Perpustakaan dan kearsipan berperan penting memperkaya ruang baca, kamus bahasa banggai disusun, cerita rakyat dan karya-karya penulis Banggai yang mendokumentasikan kearifan lokal Banggai.

Tanpa kolaborasi yang kuat bahasa banggai hanya akan menjadi arsip bukan praktik hidup yang berkelanjutan. Diajarkan, dituliskan, dibaca dan diwariskan menjadi tantangan besar untuk seluruh lapisan masyakarakat. Hari ini tantangannya bukan bukan hanya melestarikan namun memastikan bahasa banggai sebagai kekuatan literasi dan kearifan budaya.

Belum lagi Tomundo (Raja Banggai) ke XXII Muhammad Fiqran Ramadhan baru saja dikukuhkan seharusnya ini menjadi peluang dan harapan yang sangat besar. Kepemimpinan ini menjadi titik balik bagi penguatan dan pembaruan Banggai, banyak sekali PR yang harus diselesaikan terkait hal tersebut yang hanya menjadi seremoni semata selama puluhan tahun, tentu saja masyarakat saat ini menantikan hal baru, nyata, lebih berani serta berpihak pada kelestarian dan kelanjutan tradisi Banggai.

Artinya bukan hanya Tomundo yang suka tampil di depan publik menebar jaring janji, akan tetapi Tumondo yang melihat secara langsung, melestarikan dan menggerakan. Pembaharuan ini harus menjadi investasi jangka panjang, bukan sekadar program tahunan. Harapan besar sebagai masyarakat Banggai Laut, Tomundo baru ini memutuskan siklus simbolisme semata dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berdampak terhadap penguatan kebudayaan Banggai Laut. Banggai Laut membutuhkan kepemimpinan yang tegas dan menjaga akar kritis yang menata kembali cabang-cabanya.

Kini pertanyaan besar mencuat, sikap dan gagasan seperti apa yang akan menjadi arah kebudayaan banggai kedepan? ataukah hanya mampu mengulang pola seremonial yang selama ini kita lihat?

Sebagai Tomundo artinya pemangku adat tertinggi Banggai, tanggung jawab bukan sekadar menjaga simbol namun menata kembali disetiap makna simbolik. Serta bagaimana sikap Tomundo terhadap realitas yang menuntut inovasi, transparansi dan keberlanjutan?

Banggai membutuhkan jawaban bukan janji-janji yang diucapkan dengan manis dan awet, semua mata tertuju pada Tomundo menunggu langkah awal dalam membuktikan seperti apa wajah Banggai Laut kedepannya.

Ini seolah membuka pintu seluas-luasnya untuk perubahan yang kita butuhkan. Sejarah baru mulai ditulis kembali.

Situasi saat ini menegaskan pentingnya kerja sama yang harmonis antara pemerintah dan kerajaan dalam menjalankan fungsi masing-masing secara beriringan. Banyaknya pertanyaan dan pembicaraan tentang Banggai laut menunjukkan bahwa masih banyak hal yang harus diselesaikan dan dipikirkan oleh pemerintah, wajar jika sampai kini belum ada yang benar-benar tuntas. Namun, jika yang muncul justru rasa malas dan sikap acuh, maka masa depan Banggai Laut akan terabaikan.***

*) Nur Karimah merupakan pemerhati sosial, lulusan Ilmu Komunikasi STPMD APMD Yogyakarta

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Indeks Modal Manusia (IMM) : Indeks Baru Pengganti IPM yang Fokus Kualitas Manusia

1 Sep 2026 - 09:25 WITA

Indeks Modal Manusia (IMM) : Indeks Baru Pengganti IPM yang Fokus Kualitas Manusia

Kemkomdigi Gandeng Telkomsat dan Starlink Bina Reseller Internet di Mentawai

31 Agu 2026 - 11:41 WITA

Kemkomdigi Gandeng Telkomsat dan Starlink Bina Reseller Internet di Mentawai

MK Kabulkan Seluruh Gugatan 12 Mahasiswa tentang Pasal Penghinaan Pemerintah atau Lembaga Negara

29 Agu 2026 - 18:37 WITA

MK Kabulkan Seluruh Gugatan 12 Mahasiswa tentang Pasal Penghinaan Pemerintah atau Lembaga Negara

Maulid Nabi di SMPN 2 Banggai, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Murid

29 Agu 2026 - 09:58 WITA

Maulid Nabi di SMPN 2 Banggai, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Murid

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kuembah D. Latta Ajak Siswa Teladani Akhlak Rasulullah

29 Agu 2026 - 09:29 WITA

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kuembah D. Latta Ajak Siswa Teladani Akhlak Rasulullah

RUU Ketenagakerjaan Ditargetkan Rampung Oktober 2026

27 Agu 2026 - 20:38 WITA

RUU Ketenagakerjaan Ditargetkan Rampung Oktober 2026
Rekomendasi Artikel di Nasional