Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Idit Supriadi Priatna menyatakan, anak jalanan juga menjadi target utama untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang akan digulirkan pemerintah.
Idit mengatakan, mereka yang akan mengikuti program itu berangkat dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Mereka yang berasal dari desil 1 dan desil 2 atau kelompok paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama, terutama anak-anak yang tidak lagi tercatat di Dapodik alias putus sekolah.
Hal tersebut disampaikan Idit Supriadi Priatna, melalui keterangan resmi, Sabtu (5/7/2025).
“Dalam desil 1 itu di dalamnya ada kemiskinan ekstrem, itu yang paling diutamakan. Bahkan anak-anak yang tidak daftar di Dapodik itu juga menjadi prioritas yang di jalanan-jalanan sendiri itu, yang tidak sekolah,” kata Idit.
Guna menyeleksi agar program ini bisa tepat sasaran, Kementerian Sosial membuat tim bersama-sama dengan Dinas Sosial setempat untuk turun langsung ke lapangan.
Tinggal Sendiri, Wanita Muda di Dodung Banggai Laut Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan 13 Okt 2026 - 14:56 WITA
Kabut Asap Karhutla Mulai Kepung Banggai Laut dan Banggai Kepulauan 13 Okt 2026 - 17:01 WITA
Kasus Jamil, Polres Banggai Laut Resmi Tetapkan 4 Orang Jadi Tersangka 16 Okt 2026 - 16:49 WITA
“Mau Pindah Rp5 Ribu ya!”, Diduga Rp5 Juta untuk Mutasi ASN PPPK di Banggai Laut 27 Okt 2026 - 14:29 WITA
BBM Subsidi Sekitar 10 Ton di Banggai Laut Berhasil Disita, Diduga Milik Oknum Polisi 15 Okt 2026 - 23:50 WITA

















