Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Idit Supriadi Priatna menyatakan, anak jalanan juga menjadi target utama untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang akan digulirkan pemerintah.
Idit mengatakan, mereka yang akan mengikuti program itu berangkat dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Mereka yang berasal dari desil 1 dan desil 2 atau kelompok paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama, terutama anak-anak yang tidak lagi tercatat di Dapodik alias putus sekolah.
Hal tersebut disampaikan Idit Supriadi Priatna, melalui keterangan resmi, Sabtu (5/7/2025).
“Dalam desil 1 itu di dalamnya ada kemiskinan ekstrem, itu yang paling diutamakan. Bahkan anak-anak yang tidak daftar di Dapodik itu juga menjadi prioritas yang di jalanan-jalanan sendiri itu, yang tidak sekolah,” kata Idit.
Guna menyeleksi agar program ini bisa tepat sasaran, Kementerian Sosial membuat tim bersama-sama dengan Dinas Sosial setempat untuk turun langsung ke lapangan.
Kebakaran di Pulau 3B Banggai Kepulauan, Api Belum Padam Sejak Siang 7 Agu 2026 - 21:16 WITA
Kemarau Picu Kebakaran, 11 Hektare Lahan di Pulau 3B Bakalan Hangus Dilalap Si Jago Merah 8 Agu 2026 - 10:02 WITA
Polisi Gagalkan Peredaran 17 Paket Sabu di Nambo 3 Agu 2026 - 18:07 WITA
Dugaan Bully Terjadi! Pengawasan Perlu Diperkuat untuk Cegah Perundungan 5 Agu 2026 - 10:08 WITA
Kejaksaan Negeri Banggai Laut Pantau Setiap Pemberitaan Terkait Temuan BPK Sulteng 8 Agu 2026 - 19:40 WITA












