Menu

Otomatis
Berita Terkini

Banggai Laut

Rudakpaksa Anak Gadis 12 Tahun, Pria di Bangkurung Dicokok Polisi

badge-check

Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur Perbesar

Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur

BANGGAI TERKINI, Bangkurung– Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan (Bangkep) bergerak cepat menangani laporan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Bangkurung, Banggai Laut. Korban, seorang anak perempuan berusia 12 tahun berinisial Y.L., telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (6/11/2025).

Kasi Humas Polres Bangkep, Ipda Ridwan Sunge S.H., mengonfirmasi bahwa penanganan kasus ini didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/07/XI/2025 /SPKT/Polsek Lobangkurung, tertanggal 5 November 2025.

“Benar, saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan intensif oleh penyidik Polsek Lobangkurung. Kami telah mengambil keterangan dari saksi korban,” ujar Ipda Ridwan, Kamis (6/11).

Ipda Ridwan menjelaskan, pemeriksaan terhadap saksi korban Y.L. dilaksanakan di Kantor Polsek Lobangkurung sekitar pukul 14.00 WITA. Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan penuh untuk melindungi psikologis korban.

“Dalam proses pemeriksaan, saksi korban didampingi penuh oleh orang tua kandungnya, Sdr. H, dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD-PPPA) Kabupaten Banggai Laut, Masria T. Papau,” kata Kasie Humas.

Kasus ini menempatkan R alias I sebagai tersangka. Ironisnya, tersangka diketahui masih memiliki hubungan kerabat dengan korban dan tinggal di rumah orang tua tersangka.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa biadab itu terjadi pada Minggu, 19 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WITA. Tersangka diduga melakukan perbuatan bejat tersebut dengan memaksa, yang saat itu kondisi rumah sedang sepi. Korban mengaku sempat berontak namun tidak berdaya melawan tenaga terlapor.

Akibat perbuatannya, terlapor disangkakan melanggar Pasal 81 Ayat (1) Sub Pasal 82 Ayat (1) Undang-undang RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Korban dan keluarga berharap agar kasus ini diproses tuntas sesuai hukum yang berlaku. Polres Bangkep berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan memberikan perlindungan maksimal bagi korban,” tutup Ipda Ridwan Sunge. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Pria Lansia asal Tompudau Banggai Kepulauan Ditemukan Meninggal di Kebun

12 Sep 2026 - 08:06 WITA

Pria Lansia asal Tompudau Banggai Kepulauan Ditemukan Meninggal di Kebun

Sadis! Gara-Gara Utang, 2 Pria di Desa Lesan Tingsel Nekat Lakukan Penganiayaan

5 Sep 2026 - 17:19 WITA

Sadis! Gara-Gara Utang, 2 Pria di Desa Lesan Tingsel Nekat Lakukan Penganiayaan

Serahkan Bantuan untuk SLB Negeri Adean, Bupati Sofyan Bakal Bantu Status Lahan Sekolah

3 Sep 2026 - 12:30 WITA

Serahkan Bantuan untuk SLB Negeri Adean, Bupati Sofyan Bakal Bantu Status Lahan Sekolah

Bupati Sofyan Tunjuk Saumuddin Samatan jadi Pjs Direktur PDAM Paisu Moute

2 Sep 2026 - 19:45 WITA

Bupati Sofyan Tunjuk Saumuddin Samatan jadi Pjs Direktur PDAM Paisu Moute

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Banggai Laut Gelar Silaturahmi bersama Pemkab Banggai Laut dan Banggai Kepulauan

2 Sep 2026 - 15:51 WITA

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Banggai Laut Gelar Silaturahmi bersama Pemkab Banggai Laut dan Banggai Kepulauan

Bejat! Ayah di Luwuk Tega “Pakai” Anaknya Hingga Hamil 7 Bulan

31 Agu 2026 - 19:01 WITA

Bejat! Ayah di Luwuk Tega “Pakai” Anaknya Hingga Hamil 7 Bulan
Rekomendasi Artikel di Luwuk