Menu ✖

Otomatis
Berita Terkini

Nasional

Indonesia Desak Rusia Hentikan Rekrutmen WNI Jadi Personel Militer

badge-check

 Gedung Pancasila di kompleks Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6, Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu) Perbesar

Gedung Pancasila di kompleks Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6, Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

BANGGAI TERKINI, Jakarta – Pemerintah  Indonesia mendesak Pemerintah Rusia melalui jalur diplomatik agar menghentikan secara efektif dan sesegera mungkin praktik perekrutan warga negara Indonesia (WNI) menjadi personel militer maupun formasi bersenjata lainnya di Rusia, Minggu (1/11/2026). Langkah itu diambil menyusul kabar mengenai tewasnya seorang WNI yang bergabung dalam dinas militer Rusia saat diterjunkan di medan konflik Ukraina.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, melalui keterangan resmi, Minggu (1/11/2026).

Yvonen menegaskan,  Indonesia memberikan perhatian serius terhadap masalah itu, terutama menyangkut indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam proses perekrutan tersebut.

“Pemerintah RI meminta pemerintah Rusia agar mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan WNI tidak direkrut ke dalam militer maupun formasi lainnya terkait militer di Rusia melalui jalur apapun,” kata Yvonne.

Ia mengatakan, pemerintah RI secara resmi telah meminta agar Indonesia dimasukkan ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari segala mekanisme rekrutmen militer Rusia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Bacaan Lainnya

Menko Kumham Imipas: Penyadapan Presiden Terindikasi Makar

5 Nov 2026 - 00:16 WITA

Menko Kumham Imipas: Penyadapan Presiden Terindikasi Makar

Penyadapan terhadap Presiden Berpotensi Membahayakan Keselamatan Negara

4 Nov 2026 - 21:20 WITA

Penyadapan terhadap Presiden Berpotensi Membahayakan Keselamatan Negara

Indikasi Makar dalam Kasus Penyadapan Presiden Masih Didalami

4 Nov 2026 - 20:18 WITA

Indikasi Makar dalam Kasus Penyadapan Presiden Masih Didalami

Menko Yusril Tegaskan Penahanan Tiga Perwira Tinggi Polri Terkait Dugaan Penyadapan Ilegal Sesuai Prosedur Hukum

4 Nov 2026 - 18:13 WITA

Menko Yusril Tegaskan Penahanan Tiga Perwira Tinggi Polri Terkait Dugaan Penyadapan Ilegal Sesuai Prosedur Hukum

Pemerintah Bahas Langkah Strategis Penguatan Ketahanan Energi Nasional

4 Nov 2026 - 16:16 WITA

Pemerintah Bahas Langkah Strategis Penguatan Ketahanan Energi Nasional

400 Sarjana Terpilih Program Presiden Jalani Pelatihan Enam Bulan dan Magang di BUMN

4 Nov 2026 - 15:27 WITA

400 Sarjana Terpilih Program Presiden Jalani Pelatihan Enam Bulan dan Magang di BUMN
Rekomendasi Artikel di Ekonomi